Sekjen PDIP & PAN Gowes Bareng, Bahas Politik Jelang Pemilu 2024
Menurut PAN, pertemuan tersebut juga membahas kondisi menjelang pemilu dan juga perekonomian selama ada pandemi covid-19.
Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto gowes bareng dengan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno pada Jumat (15/7) pagi. Eddy menyebut dirinya dengan Hasto memang bersahabat dan telah lama
"Sudah lama janjian bertemu dengan Mas Hasto, untuk membahas hal-hal keorganisasian, kelembagaan partai, dan kita sering bertukar pandangan, dan ini merupakan momen kita bersilaturahmi setelah sekian lama dan duduk berbicara secara lepas sebagai sahabat yang sudah lama," kata Eddy pada wartawan, Jumat (15/7).
Menurut Eddy, pertemuan tersebut juga membahas kondisi menjelang pemilu dan juga perekonomian selama ada pandemi covid-19.
"Kita bicara berbagai hal umum, terkait perekonomian, terkait kondisi politik menjelang pemilu, bagaimana pelaksanaan pemilu dan kita memiliki kepedulian yang sama bahwa pemilu itu harus mempersatukan kita, harus mempererat persatuan di antara semua anak bangsa," kata dia.
Eddy menyebut pertemuan itu menjadi bagian dari rangkaian silahturahmi yang akan digelar antar kedua Partai. "Ini merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi, yang sudah biasa dan sudah cukup lama saya jalani bersama Mas Hasto," pungkasnya.
Gowes Bareng ke Arah Sudirman
Sebelumnya, Hasto dan Eddy mulai mengayuh sepeda dari Menteng. Mereka mengambil rute ke arah Jalan Sudirman mengelilingi Gedung MPR/DPR hingga memutar menuju Gedung Bank Indonesia.
Dalam gowes bareng itu, Sekjen PDIP Hasto yang mengenakan rompi warna merah dan Sekjen PAN Eddy dengan jaket olahraga warna biru.
Hasto Kristiyanto mengatakan dirinya dan Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno memang sudah lama ingin gowes bareng. "Kebetulan saya belakangan ini agak kendur sepedaan karena kesibukan. Jadi, pas kontak-kontakan dengan Mas Eddy, saya langsung sanggupi bersepeda," urai Hasto.
Sementara, Eddy mengatakan gowes ini adalah pertemuan sahabat lama namun jarang ketemu karena kesibukan masing masing yang padat.
"Sudah beberapa kali janjian ketemu, dan Mas Hasto ngajak gowes bareng aja. Cocok banget kita sama-sama suka gowes. Mas Hasto malah energik banget, tadi saya ketinggalan gowesnya" ujar Eddy sambil tertawa.
Eddy Soeparno mengaku senang karena dari olahraga sepeda ini terjalin silaturahmi yang makin erat. "Jadi ini silaturahmi, perjumpaan dua sahabat lama," ungkapnya.
Hasto dan Eddy lalu berbincang isu aktual. Hasto, peraih gelar doktor dari Universitas Pertahanan, membuka perbincangan bagaimana agar Indonesia bisa disegani di dunia internasional.
"Bagi PDI Perjuangan lebih baik turun ke bawah. Pilpres masih lama," kata Hasto sambil tersenyum.
Eddy pun membahas situasi pandemi Covid saat ini dan akhirnya saling cerita pernah terpapar Covid. Hasto kemudian menawarkan agar antarpartai justru bekerja sama dalam peningkatan kualitas kader dan anggota legislatif.
"Kita menawarkan tidak bicara koalisi atau kerjasama parpol karena hal tersebut akan ada waktunya, namun yang penting bagaimana kerjasama meningkatkan kualitas kader seperti pelatihan bersama melalui Sekolah Partai," kata Hasto.
Reporter: Delvira Hutabarat/Liputan6.com
(mdk/rnd)