SBY tinggal 'starter', Demokrat bakal tancap gas menangkan Pilgub Jatim
SBY tinggal 'starter', Demokrat bakal tancap gas menangkan Pilgub Jatim. Khofifah yang turut hadir di acara bersama Emil Dardak menyebut nomor urut Partai Demokrat di Pemilu 2019, nomor 14 sebagai angka keramat. Angka 1 dan 4 jika ditambah sama dengan 5.
Penutupan Rakerda Partai Demokrat di Tulungagung menjadi pertanda, bahwa mesin partai siap 'distarter'. Demokrat tinggal menunggu aba-aba Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lalu tancap gas memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elsetinto Dardak di Pilgub Jawa Timur 2018.
"Mesin tinggal distarter, langsung melesat," kata Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo di acara penutupan Rakerda Partai Demokrat, Minggu (25/2).
Terhitung sejak hari ini, lanjut Soekarwo, seluruh kader Demokrat di Jawa Timur diberi tugas untuk pemenangan Pilkada serentak 2018. Dan itu, kata Soekarwo, sudah menjadi keputusan Rakerda Partai Demokrat di GOR Rejoagung, Tulungagung yang dihadiri langsung oleh SBY.
"Semua sudah siap, baik itu tim sukses maupun 'polo pendem'. Polo pendem itu gerakan bawah tanah. Tim ada yang terlihat ada yang tidak terlihat," ucap politikus yang juga gubernur Jawa Timur itu.
Sementara Khofifah yang turut hadir di acara bersama Emil Dardak menyebut nomor urut Partai Demokrat di Pemilu 2019, nomor 14 sebagai angka keramat. Angka 1 dan 4 jika ditambah sama dengan 5.
"Lima adalah Pancasila, lima adalah rukun Islam. Dulu nomor tujuh, sekarang 14. Artinya dua kali lipat. Semoga ini bermakna kita akan meraih dua kali," tandas mantan Menteri Sosial dalam pidatonya yang spontan disambut seluruh kader Demokrat dengan koor, "iyen Pakde saiki Bude, Biyen Pakde saiki Bude."
Menambahkan pembahasan Khofifah terkait nomor urut, SBY mengatakan, nomor 14 merupakan pertanda baik. Dulu, kata SBY, Kerajaan Majapahit berada di masa gemilangnya pada abad 14. "Semoga dengan ihtiar, Demokrat meraih hasil gemilang," kata presiden ke-6 RI ini.
Namun, masih katanya, kegemilang di 2019 tidak akan bisa diraih jika kalah di Pilgub Jawa Timur. "Maka sekarang saya instruksikan para kader untuk bergerak memenangkan Pilkada serentak di 2018," katanya.
(mdk/eko)