LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sayap partai desak Golkar gelar Munaslub bahas pergantian Setnov

"Kepemimpinan nasional harus selesai, agar konsolidasi lebih mudah dan maksimal. Tidak bisa mengandalkan pelaksana tugas (Plt)," ucap Yod Mintaraga.

2017-11-27 22:18:00
Munaslub Golkar
Advertisement

Desakan kader Golkar untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mengganti Ketum Setya Novanto terus berdatangan. Pengurus sayap partai berlambang pohon beringin pun menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah.

"Kami bersepakat mendorong dan mendesak DPP untuk segera Munaslub atau apapun namanya. Kalau ditunjuk jadi tuan rumah oleh DPP, tentu kami siap dan merasa terhormat," kata Ketua SOKSI Jabar Yod Mintaraga saat ditemui di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Senin (27/11).

Pria yang juga anggota DPRD Jabar menilai, pergantian ketua umum sangat realistis dilakukan. Ini dilakukan untuk memperbaiki dan menstabilkan partai. Apalagi, tahun depan ada agenda besar Pilkada serentak digelar.

Dari 16 daerah yang menggelar Pilkada, Partai Golkar menargetkan 10 daerah untuk dimenangkan. Beberapa di antaranya bahkan sudah sepakat membangun koalisi dengan partai lain.

"Kepemimpinan nasional harus selesai, agar konsolidasi lebih mudah dan maksimal. Tidak bisa mengandalkan pelaksana tugas (Plt)," ucapnya.

Ketua Kosgoro 1957, Icak Phinera menambahkan rekomendasi seorang calon yang ditunjuk sebagai kepala daerah tidak akan sah menurut aturan KPU. Hal itu tentu tak hanya berimbas pada calon, tapi kepada perolehan suara di Pilpres 2019.

"Munaslub ini kebutuhan. Jabar kontribusinya besar untuk nasional. Tidak ada salahnya DPP menunjuk kami sebagai pelaksana Munaslub. Kami sebagai pengurus akan siap," imbuhnya.

Dia pun menegaskan, pihaknya bukan berarti tidak paham dengan etika politik dengan meminta pergantian ketua umum Golkar.‎ "Lebih penting kami menjaga kepercayaan masyarakat. Kami merawat 17 persen suara untuk nasional," pungkasnya singkat.

Baca juga:
Wasekjen Golkar sebut sudah banyak DPD I desak gelar munaslub
Airlangga akui sudah minta izin Jokowi nyalon Ketum Golkar
Percaya diri Airlangga nyalon ketum Golkar dan sinyal dari Istana
Restu Jokowi buat Airlangga
Panas gara-gara Setya Novanto
Agung: Golkar butuh pemimpin berwajah segar dan tak bermasalah

Advertisement
(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.