Sasar Pemilu 2019, PKB Jatim siapkan strategi pemenangan
Sasar Pemilu 2019, PKB Jatim siapkan strategi pemenangan. Mengklaim sebagai partai modern, terbuka dan melek teknologi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berbenah. Partai besutan Muhaimin Iskandar ini masih berambisi menguasai perolehan suara di Pemilu 2019 mendatang, khususnya di Jawa Timur.
Mengklaim sebagai partai modern, terbuka dan melek teknologi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berbenah. Partai besutan Muhaimin Iskandar ini masih berambisi menguasai perolehan suara di Pemilu 2019 mendatang, khususnya di Jawa Timur.
Untuk itu, dalam Musayarah Wilayah (Muswil) IV PKB Jawa Timur yang akan berlangsung pada 27 November mendatang di Surabaya, partai yang didirikan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) ini akan merumuskan beberapa strategi, antara lain; strategi kaderisasi, politik pemenangan serta branding organisasi maupun personal.
"Selama lima tahun terakhir ini, PKB Jawa Timur mampu menampilkan partai modern, terbuka dan melek teknologi. Sehingga pada Pemilu 2014 lalu, PKB mampu meningkatkan perolehan suara di Jawa Timur, yang tadinya hanya 13 kursi menjadi 20 kursi," terang Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, Jumat sore (25/11).
Berkaca dari capaian suara Pemilu 2014 itu, yang mana PKB menjadi partai pemenang di Jawa Timur, ingin melipatgandakan kemenangannya di Pemilu 2019. "Kita akan bersiap-siap menghadapi Pilkada 2018 di 18 daerah dan satu Pilgub. Kemudian, di 2019-nya, kita akan menyiapkan diri di Pemilu-nya," lanjut kakak kandung Muhaimin Iskandar ini.
Secara internal, masih kata politikus akrab disapa Gus Halim ini, proyeksi PKB Jawa Timur dalam tiga tahun ke depan hingga Pemilu 2019, akan menyetak satu juta kader muda dengan loyalitas tinggi, profesional dan multitalent, melalui pendidikan kader formal maupun non-formal.
"Saat ini sudah ribuan kader lahir dari ratusan PKP (pendidikan kader pertama) yang digelar di ratusan desa se-Jawa Timur, dan kami akan terus menggalakkan kaderisasi hingga 8.505 desa dan kelurahan," katanya lagi.
"Selain itu, modernisasi terus kami lakukan dengan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam operasionalisasi partai serta rekrutmen kader," sambungnya.
Hal penting lain, masih kata dia, PKB akan terus melakukan branding Parpol secara institusional maupun kader secara personal. "Kita juga akan mendirikan SMA Nusantara di Jawa Timur, untuk menyetak kader-kader muda yang andal," tuntas Gus Halim.
Baca juga:
Diberi pantun Cak Imin, Jokowi balas soal infrastruktur batiniah
Presiden Jokowi hadiri Silaturahmi Nasional Ulama dan Rakyat
Keluar acara PKB, Jokowi diserbu warga untuk foto bersama
Di acara ulama dan rakyat, Jokowi sampaikan pentingnya keberagaman
Cak Imin minta kasus Ahok terbuka agar umat Islam tak tambah marah