LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Sandiaga Uno Soal e-KTP WNA China: Jangan Ada Penggelembungan Suara

Mantan Wakil Gubernur DKI ini juga berharap pemerintah memperhatikan dengan seksama agar tahap pencoblosan pada 17 April nanti hanya dilakukan warga negara Indonesia yang sudah memenuhi persyaratan.

2019-02-27 12:18:59
Sandiaga Uno
Advertisement

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta semua pihak tak terprovokasi soal viralnya e-KTP yang dimiliki Warga Negara Asing (WNA) China di Cianjur. Menurutnya, yang lebih penting dari itu adalah penyelenggaraan Pemilu 2019 yang harus berjalan jujur dan adil.

"Ya harus kita cermati jangan sampai ini pemilu yang diharapkan masyarakat dilakukan dengan jujur adil dicederai atau dicoreng oleh tentunya kecurigaan masyarakat ada WNA yang memiliki e-KTP. Yang akhirnya, dengan e-KTP itu kan bisa ikut mencoblos," kata Sandiaga di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (27/2).

"Jadi mari kita sama-sama jangan saling menyalahkan," imbuhnya.

Advertisement

Mantan Wakil Gubernur DKI ini juga berharap pemerintah memperhatikan dengan seksama agar tahap pencoblosan pada 17 April nanti hanya dilakukan warga negara Indonesia yang sudah memenuhi persyaratan.

"Jangan sampai ada penggelembungan suara, jangan ada penyalahgunaan dari identitas tersebut. Pastikan pemilu ini jujur adil. Dan kita pastinya menjunjung tinggi netralitas penyelengara pemilu, jangan sampai ada ketidaknetralan penyelenggara pemilu," tegasnya.

Sandiaga juga mengimbau kepada pendukungnya untuk selalu menyampaikan dan menjaga kesejukan dalam setiap kampanye. Sandi tak ingin pendukungnya keluar dari tema kampanye selain sektor ekonomi dan jangan sampai menyerang pihak lawan.

Advertisement

"Dan materi kita selalu ekonomi. Jadi kalau ada pengembangan dari masyarakat di bawah tentunya kita harus selalu mengingatkan kalau Pilpres ini harus rajut dengan kebangsaan kita, jaga keberagaman. Dan kalau ada aspirasi itu sampaikan dengan baik dan tidak saling menjatuhkan dan tidak saling menyebarkan ujaran-ujaran yang bisa dianggap menyerang pihak lawan. Itu yang selalu saya sampaikan," tandas Sandiaga Uno.

Baca juga:
Siapa yang Paling Siap Debat Pilpres Ketiga, Ma'ruf atau Sandiaga?
Saraswati: Wisata Halal Bisa Tambah Investasi Baru Bali
Gubernur Koster Tolak Konsep Wisata Halal di Bali ala Sandiaga Uno
Kunjungi NTT, Sandiaga Janji 'Sulap' Pasar Wae Kesambi Agar Nyaman dan Tak Becek
Survei BPN Prabowo: Jabar, DKI, Banten, DIY Menang, Jatim Kalah Tipis

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.