Sandiaga tak masalah Buni Yani gabung di tim pemenangannya
Selain itu, Sandiaga juga berharap agar media ikut mendinginkan dan menyejukkan suasana di tengah memanasnya situasi politik. Apalagi banyak pemilik media yang terlibat langsung dalam kontestasi politik lima tahunan ini.
Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tak mempermasalahkan terpidana kasus ujaran kebencian melalui media sosial, Buni Yani masuk dalam tim pemenangannya. Menurut dia, siapapun bisa bergabung asal bisa menjaga situasi tetap sejuk, termasuk di media sosial.
"Selama seluruh anggota tim, bukan hanya Pak Buni Yani yang saya kebetulan kenal dekat juga, tapi yang lain bahwa selalu menjaga apa yang dipesankan Pak Prabowo dan saya yaitu menjaga medsos kita agar lebih teduh lebih sejuk, jangan saling menjatuhkan," katanya di Senayan, Jakarta, Sabtu (15/9).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini tak mempermasalahkan status hukum yang masih disandang Buni Yani. "Selama tidak melanggar aturan dan beliau komit untuk menjaga persatuan dan kesatuan, semua kita rangkul," ujarnya.
Selain itu, Sandiaga juga berharap agar media ikut mendinginkan dan menyejukkan suasana di tengah memanasnya situasi politik. Apalagi banyak pemilik media yang terlibat langsung dalam kontestasi politik lima tahunan ini.
"Saya juga imbau kepada pemilik media untuk, ya hits penting, rating penting, viewers juga penting, tapi alangkah baiknya kalau kita teduhkan dulu. Lihat masyarakat memilih dengan kedewasaannya, dengan kearifannya," tutupnya.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sandiaga enggak baper jika Kwik Kian Gie nyatakan dukungan ke Jokowi
Beri sinyal Pilpres 2019 sejuk, Sandi ingin cium tangan Ma'ruf Amin
Sandiaga & Kang Emil: Singkirkan perbedaan politik, fokus di ekonomi
Ala anak Jaksel, Sandi bilang 'Kita literally fine-fine aja kok'
Cerita Sandi berdamai dengan Kang Emil sampai izin melintasi Jabar
Saling sindir Sandiaga-Ridwan Kamil berganti seruputan kopi perdamaian