LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Said Aqil Siradj disebut patut diperhitungkan jadi cawapres Jokowi

Direktur Said Aqil Siradj Institute, Imdadun Rahmat mengungkapkan ada tiga aspek yang harus diperhatikan Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih calon wakil yang akan mendampinginya di Pemilu 2019.

2018-03-14 01:15:00
Jokowi
Advertisement

Direktur Said Aqil Siradj Institute, Imdadun Rahmat mengungkapkan ada tiga aspek yang harus diperhatikan Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih calon wakil yang akan mendampinginya di Pemilu 2019. Sebab, kata Imdadun, tiga aspek itu mempengaruhi suara untuk Jokowi.

"Tiga aspek itu yakni konsolidasi pemilih Muslim, penguatan sektor ekonomi, serta stabilitas politik dan keamanan," ujar Imdadun, Selasa (13/3).

Imdadun menilai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj patut diperhitungkan. Dia mengatakan, Said Aqil merupakan salah satu pemikir Islam moderat yang cukup berpengaruh di dunia.

Advertisement

Jokowi dan Said Aqil ©2018 Merdeka.com



Advertisement

Dia mengklaim, track record Said Aqil untuk kepentingan umat sangat baik. "Pasangan ini dapat dianggap paling komplementer," kata Imdadun.

Seperti diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya tak membedakan latar belakang untuk sosok capres dan cawapres. Termasuk soal kalangan santri, profesional maupun dari TNI/Polri. Semua mendapatkan kesempatan maju lewat PDIP nantinya.

"Kita tidak membedakan, tidak ada dikotomi. PDIP partai Pancasila," kata Hasto di Sanur, Bali, Jumat (23/2).

Hasto kembali menegaskan, semua warga negara sama di mata PDIP. Sehingga siapa saja berkesempatan diusung nantinya.

"Intinya presiden dan wakil presiden satu kesatuan, kepemimpinan yang mampu berdiri kokoh di atas 4 pilar, kepemimpinan untuk rakyat, berdedikasi untuk bangsa dan negara," jelas dia.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.