Saat deklarasi capres muncul usul PKS-Gerindra sekaligus rilis kabinet
Mardani menyebut finalisasi koalisi PKS dan Gerindra sudah mencapai 95 persen.
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera memastikan partainya hampir pasti akan bergabung bersama Gerindra di Pemilu Serentak 2019. Mardani menyebut finalisasi koalisi PKS dan Gerindra sudah mencapai 95 persen.
"Kami PKS hampir 95 persen akan bersama Gerindra," kata Mardani di Resto Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (21/4).
PKS dan Gerindra, kata dia, akan segera merilis pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam waktu dekat. Bahkan, kata Mardani, ada usulan agar kedua partai juga merilis susunan kabinet dari pemerintahan Prabowo Subianto dan wakilnya.
"Kita dalam finalisasi melaunching siapa capres cawapres kita. Ada usulan meskipun baru mayor bukan minor tapi sekalian line up, kabinetnya. Agar tidak seperti memilih kucing dalam karung," tegasnya.
Secara sejarah, Mardani mengklaim, PKS dan Gerindra memiliki hubungan dekat sejak Pemilihan Presiden 2014 lalu. PKS menyatakan akan tetap bersama Gerindra meski kader mereka tidak dipilih sebagai cawapres oleh Prabowo.
"Apapun keputusannya PKS akan taat. Tapi posisi sekarang kita punya keputusan Majelis Syuro ada 9 nama," ujar Mardani.
Baca juga:
'Tomy Winata di belakang pencalonan Gatot Nurmantyo itu tidak benar'
Gerindra klaim Jokowi masih ingin Prabowo jadi cawapresnya
Belum sepakat dukung Prabowo, PPP masih ingin samakan persepsi
Partai Berkarya belum putuskan dukung Jokowi atau Prabowo di 2019
Sandiaga Uno bertemu Romahurmuziy, sinyal PPP tinggalkan Jokowi?