LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Saat bertemu Jokowi, sekjen parpol tanya soal 100 juta orang miskin versi SBY

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan sekjen partai pendukung menanyakan dan meminta klarifikasi dari Joko Widodo terkait kritik yang disampaikan pihak oposisi terhadap kinerja pemerintah. Isu yang ditanyakan semisal terkait angka kemiskinan dan utang luar negeri.

2018-08-01 14:21:37
Kemiskinan
Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan sekjen partai pendukung menanyakan dan meminta klarifikasi dari Joko Widodo terkait kritik yang disampaikan pihak oposisi terhadap kinerja pemerintah. Isu yang ditanyakan semisal terkait angka kemiskinan dan utang luar negeri.

Jokowi menanggapi pertanyaan dari para sekjen dengan senyum. Tanpa raut wajah kesal, kata Arsul, Jokowi memberikan penjelasan atas kondisi sebenarnya dengan santai sehingga membuat cair suasana.

"Alhamdulillah Pak Jokowi kita tanya dan kritisi tetap tersenyum enggak cemberut. Dengan gaya khasnya 'gini loh mas masalahnya' yang membuat jadi cair," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/8).

Advertisement

Arsul menyebut, pertemuan antar sekjen dan Jokowi itu bertujuan untuk menyamakan pandangan atas segala kritik kubu oposisi yang diarahkan kepada pemerintah. Hal ini agar partai pendukung satu pandangan untuk membantu Jokowi menjawab segala kritik.

"Pertama kita harus tahu dulu dong sebagai anggota koalisi, misalnya diserang atau dikritisi soal kemiskinan terus kita enggak bisa Jawab. Soal utang luar negeri kita enggak bisa jawab. Harus bisa jawab dong," ungkapnya.

Bahkan, menurut Arsul, tim dari Jokowi membuat buku kecil berisi data-data kuantitatif atas capaian kinerja pemerintah. Buku kecil itu dijadikan rujukan agar ketika meluruskan kritik bisa disertai data yang akurat.

Advertisement

"Tim Pak Jokowi juga sudah membuatkan buku kecil yang bisa dibawa teman-teman yang berisi data kuantitatif. Soal programnya apa, capaiannya sejauh mana akhir semester pertama tahun ini ada semua," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengklaim bahwa kemiskinan meningkat sebanyak 50 persen.

"Apa yang terjadi adalah dalam lima tahun terakhir kita tambah miskin, kurang-lebih 50 persen tambah miskin," tuding Prabowo.

Bahkan mantan Presiden SBY menyebut saat ini ada sekitar 100 juta orang yang masuk dalam kategori miskin. "Yang paling penting menyangkut ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah penghasilan atau income dan daya beli golongan orang mampu dan golongan orang miskin yang kita sebut dengan the bottom forty, 40 persen kalangan bawah yang jumlahnya sekitar 100 juta orang," kata SBY usai bertemu Ketua Gerindra Prabowo Subianto di Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7) lalu.

Baca juga:
Karangan bunga untuk cucu kedua Jokowi dilarang dipajang di RS YPK
Jokowi dan para sekjen parpol sudah bicara visi-misi capres hingga tim pemenangan
Pesan Jokowi pada Sekjen koalisi: Jangan bermusuhan dengan kubu lawan di Pilpres
Jokowi dan sekjen parpol koalisi bahas strategi melawan kritik SBY dan Prabowo
Iriana sebut Jokowi enggak berani di ruangan saat Kahiyang melahirkan

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.