Rotasi Ketua DPRD Donggala NasDem: Moh Yasin Lataka Gantikan Moh Taufik
Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem melakukan rotasi jabatan Ketua DPRD Donggala, menunjuk Moh Yasin Lataka menggantikan Moh Taufik, memicu harapan penguatan fungsi legislatif di daerah tersebut.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi melakukan rotasi jabatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Moh Yasin Lataka kini dipercaya mengemban amanah sebagai ketua, menggantikan Moh Taufik yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Keputusan strategis ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem yang ditandatangani di Jakarta.
Pergantian kepemimpinan ini diumumkan pada Jumat, 20 Februari 2026, setelah SK bernomor 26.7a-SK/AKD/DPP-/II/2026 dikeluarkan pada 2 Februari 2026. Yasin Lataka menyatakan kesiapannya untuk memperkuat fungsi dan tugas lembaga legislatif di Donggala. Dinamika ini merupakan bagian dari mekanisme internal partai guna melakukan peran legislatif sebagaimana mestinya.
Moh Taufik, politikus NasDem yang akrab disapa Upik, telah menerima surat pemberhentian dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah. Ia menyatakan tidak keberatan dengan keputusan ini, menganggapnya sebagai hal yang wajar dalam mekanisme partai. Proses administrasi pergantian ini pun telah diinstruksikan untuk segera ditindaklanjuti oleh Sekretariat DPRD Donggala.
Moh Yasin Lataka Siap Perkuat Fungsi Legislatif
Moh Yasin Lataka, Ketua DPRD Donggala yang baru, menyatakan komitmennya untuk memperkuat fungsi dan tugas lembaga legislatif. Ia berjanji akan menjalankan tanggung jawabnya dengan lebih baik setelah menerima amanah tersebut. Yasin Lataka mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Partai NasDem kepadanya.
Sebagai kader partai, Yasin Lataka siap menerima dan melanjutkan program kerja yang telah dijalankan oleh pendahulunya, Moh Taufik. Ia melihat pergantian pimpinan ini sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang dinamis. Tujuannya adalah memastikan peran legislatif dapat berjalan sebagaimana mestinya demi kepentingan masyarakat Donggala.
SK pergantian pimpinan ini telah ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh. Yasin Lataka berharap dapat segera memulai tugasnya setelah proses administrasi selesai. Penguatan fungsi pengawasan menjadi salah satu prioritas utamanya dalam memimpin DPRD Donggala ke depan.
Moh Taufik Anggap Pergantian Sebagai Mekanisme Wajar Partai
Moh Taufik, yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Donggala, menunjukkan sikap legowo terkait rotasi jabatan ini. Ia telah menerima surat resmi dari DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah mengenai pemberhentiannya. Taufik menegaskan bahwa posisi ketua adalah penugasan dari DPP NasDem, sehingga pergantian adalah hal yang lumrah.
Politikus yang akrab disapa Upik ini menjelaskan bahwa mekanisme partai memungkinkan adanya perubahan kepemimpinan. Baginya, tidak ada masalah jika DPP memutuskan untuk melakukan pergantian. Ia menganggap rotasi dari kursi pimpinan adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi politik.
Taufik bahkan telah mengambil langkah proaktif dengan mengundang Sekretaris DPRD Donggala, Syaifullah Lagaga, dan Kabag Umum. Tujuannya adalah untuk segera memproses surat keputusan pergantian tersebut secepatnya. Ia berharap pengumuman dan pelantikan Ketua DPRD Donggala yang baru dapat dilakukan dalam waktu tidak terlalu lama. Taufik juga menyatakan kesiapannya untuk memimpin langsung rapat paripurna pelantikan tersebut.
Sumber: AntaraNews