Romahurmuziy Diciduk KPK, Airlangga Hartarto Pastikan Koalisi Tetap Solid
Dia berharap Partai Golkar memberikan kontribusi besar dalam kemenangan paslon 01, khususnya di wilayah Provinsi Banten. Karena beberapa ketua DPRD Golkar ditingkat kota/ kabupaten di Banten adalah unsur pimpinan.
Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto mengaku prihatin dengan tertangkap tangannya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/3).
"Tentu kita prihatin dengan apa yang terjadi," ucap Airlangga usai menghadiri silaturahmi Ketua umum dan kader Golkar Provinsi Banten, Jumat (15/3) di Intermark BSD, Kota Tangerang Selatan.
Meski begitu Airlangga memastikan partai koalisi pendukung pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin tetap solid.
"Enggak terpengaruh," ucap dia.
Dia berharap Partai Golkar memberikan kontribusi besar dalam kemenangan paslon 01, khususnya di wilayah Provinsi Banten. Karena beberapa ketua DPRD Golkar ditingkat kota/ kabupaten di Banten adalah unsur pimpinan.
"Yang penting menang dulu. Kalau dilihat semangatnya, kalau tadi di sampaikan bahwa Golkar itu pemimpin di beberapa Daerah dan menjadi ketua DPRD dari enam atau delapan kabupaten/kota," ucap dia.
Baca juga:
Senior PPP Minta KPK Usut Semua Pihak yang Terlibat Dalam Kasus Romahurmuziy
Ma'ruf Amin Minta Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy Tak Dikaitkan Pilpres
Direktur Konten TKN Jokowi-Ma'ruf Bicara Terkait OTT Ketua Umum PPP
Romahurmuziy Terjaring OTT, KPK Sebut Transaksi Tak Hanya Terjadi Sekali
Tetangga Kaget Dulu Tinggal di Gang, Kini Rumah Romahurmuziy Megah Seperti Candi
TKN Pastikan Penangkapan Romahurmuziy Tak Terkait Pilpres