LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ridwan Kamil sebut duetnya dengan Bima Arya perlu restu partai lain

Ridwan Kamil menyebut duetnya bersama Bima Arya di Pilgub Jabar harus mendapatkan restu dari partai mitra koalisi. Sebab jumlah kursi Nasdem dan PAN belum cukup untuk mengusung pasangan calon.

2017-08-24 13:45:43
pilgub jabar
Advertisement

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Amanat Nasional (PAN) ke-3 di Kota Bandung telah berakhir Rabu (23/8). Rakernas partai berlambang Matahari itu menelurkan beberapa rekomendasi. Salah satunya mendorong kadernya yakni Bima Arya menjadi wakil PAN untuk bertarung di Pemilihan Gubernur Jabar 2018. Bima dinilai cocok menjadi pendamping Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku telah intens berkomunikasi dengan pria yang saat ini menjabat sebagai wali kota Bogor tersebut. Pria yang akrab disapa Emil ini menyebut, Bima Arya sedang istikharah terkait wacana pencalonannya sebagai bakal calon wakil gubernur di Pilgub Jabar.

"Kang Bima lagi istikharah," ujar Emil kepada wartawan saat ditemui di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (24/8).

Advertisement

Di mata Emil, Bima Arya merupakan sosok pemimpin yang mumpuni. Selain memiliki popularitas, dia juga berpengalaman di bidang pemerintahan. Menurutnya, dua hal itu sama pentingnya. Ada sosok yang memiliki kapabilitas, tapi tidak populer. Ada juga sosok yang populer tidak tidak punya kapabilitas.

"Nah menjadi pemimpin daerah harus punya dua duanya. Ya populer, ya punya kapabilitas. Dua dua itu saya lihat dimiliki Bima Arya," katanya.

Meski demikian, Emil menyebut duetnya bersama Bima Arya di Pilgub Jabar harus mendapatkan restu dari partai mitra koalisi. Sebab jumlah kursi Nasdem dan PAN belum cukup untuk mengusung pasangan calon.

Advertisement

"Nah koalisi ini kan masalahnya minta wakil dari masing-masing. PPP minta wakil dari PPP, PKB juga. Kalaupun Kang Bima-nya mau (jadi pendamping di Pilgub Jabar) juga belum tentu jadi. Kan koalisinya harus merestui. Beliau mau tapi koalisinya tidak merestui ya susah," ucapnya.

Baca juga:
PAN prioritaskan sandingkan Ridwan Kamil dengan Bima Arya di Pilgub Jabar
Dedi Mulyadi belum resmi diusung, Golkar kaji peluang dukung Emil
PPP, Demokrat dan PAN akan lahirkan poros baru di Pilgub Jabar
Sederet tokoh nasional berambisi jadi 'raja kecil' di daerah
Soal Pilgub Jabar, PPP bilang kokinya sedang meracik hidangan terbaik
Lima partai ini rapatkan barisan, bentuk poros baru Pilgub Jabar?

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.