LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Respons PAN soal Ganjar jadi Capres: PDIP Butuh Teman

PDIP dinilai tetap butuh membentuk koalisi dengan partai politik lain.

2023-04-22 22:25:21
Ganjar Pranowo Capres
Advertisement

Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay menilai PDIP sulit untuk menang kontestasi Pilpres 2024. Apabila hanya sendirian mengusung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai kandidat calon presiden (capres).

"Saya kira PDIP butuh teman. teman lah, PDIP tuh butuh teman," kata Saleh saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (22/4).

Sebab, Saleh menilai meski PDIP bisa sendiri dalam mengusung kandidat capres karena lolos syarat 20% ambang batas. Namun persoalan pemenangan lain cerita, melihat kondisi masyarakat di Indonesia PDIP dinilai tetap butuh membentuk koalisi dengan partai politik lain.

Advertisement

"Kalau untuk di Indonesia ini struktur masyarakat kita tuh berbeda agamanya, ras, suku bahasa, dan seterusnya itu sangat berbeda. Karena dia sangat berbeda semua kepentingan komponen masyarakat harus diakomodir," kata Saleh.

"Cara mengakomodirnya dengan bekerja sama sebanyak mungkin. Orang sebanyak mungkin partai dengan begitu orang-orang yang ada di masing-masing partai. Dengan berbagai macam dimensi kehidupannya sosiologis religiusitas kemudian ras suku dan seterusnya bisa bersatu," sambungnya.

Advertisement

Ketika disinggung apakah PAN ingin bekerjasama mendukung Ganjar, jawab Saleh, partainya selalu membuka peluang kepada siapapun dalam mengusung kandidat capres.

"Selalu terbuka, masih terbuka sampai sekarang. Karena kami kan belum memutuskan untuk bergabung dengan siapapun sampai hari ini," katanya

Sebab, Saleh menyampaikan sampai saat ini PAN secara internal maupun sikap di dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Belum ada kandidat yang resmi diusulkan baik sebagai capres maupun cawapres.

"Itulah konteksnya-konteksnya pertama tadi pernyataannya, habis ini ngapain kita ketemu dulu dengan KIB. Setelah itu ketemu dengan partai-partai lain yang mungkin bisa membangun koalisi besar misalnya. Kan itu maksudnya tuh, nanti pada akhirnya kita akan mengerucut pada satu apa calon," ujarnya.

Sementara untuk proses komunikasi dengan PDIP terkait usai pengusungan Ganjar, PAN diakui tetap menjalani komunikasi secara informal. Hal itu dilakukan sebagai upaya komunikasi antara dua partai politik

"Setelah pengumuman ini pun (ganjar capres) katanya sudah ada komunikasi informal ya. informal ada," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya resmi mengumumkan nama Ganjar Pranowo yang akan diusung sebagai capres di Pilpres 2024.

Pengumuman disampaikan langsung Megawati di kediaman Bung Karno di Batu Tulis, Bogor, Jumat (21/4).

"Pada jam 13.45 WIB dengan mengucap bismillah, menetapkan Ganjar Pranowo sebagai kader dan petugas partai, ditingkatkan tugasnya sebagai calon presiden," kata Megawati.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.