Resmikan Posko Relawan Prabowo, Rachmawati Terharu Perjuangan Emak-Emak
Resmikan Posko Relawan Prabowo, Rachmawati Terharu Perjuangan Emak-Emak. Rachma mengaku tidak main-main dengan komitmen penegakan prinsip. Bahkan, ia juga tidak peduli dengan orang yang mengatakan jika dirinya mempunyai watak keras.
Salah satu putri proklamator Soekarno, Rachmawati Soekarno Putri, meresmikan Posko Relawan Suka Prabowo (RSP) di Jalan dr Radjiman, Laweyan, Solo. Saat memberikan sambutan, adik kandung Megawati Soekarnoputri itu sempat menitikkan air mata haru.
Rachmawati mengaku terharu dengan perjuangan emak-emak yang ia lihat dalam kegiatan tersebut.
"Saya sudah lama berjuang demi mewujudkan cita-cita bapak saya, Soekarno. Melihat semangat emak-emak dalam mewujudkan Indonesia adil dan makmur, ini yang membuat saya terharu," ujar Rachmawati yang juga Dewan Penasehat Garda RSP Rachmawati, sambil mengusap air mata, Jumat (8/2).
Rachma mengaku tidak main-main dengan komitmen penegakan prinsip. Bahkan, ia juga tidak peduli dengan orang yang mengatakan jika dirinya mempunyai watak keras.
"Dengan prinsip yang saya pegang ini, Insyallah, kita bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik," tandasnya.
Lebih lanjut Rachmawati menyampaikan, selama puluhan tahun berjuang memajukan bangsa ini. Tujuannya adalah mewujudkan Indonesia adil dan makmur harus dimulai sampai sekarang.
"Saya tegaskan sampai hari pencoblosan harus tetap konsisten berjuang memenangkan Prabowo-Sandi," terangnya
Rachmawati mengingatkan, ada dua tugas utama RSP, yakni menjadi saksi di TPS dan mengumpulkan suara untuk pasangan Prabowo-Sandi.
"Mari kita jaga bersama semua TPS jangan sampai ada kecurangan," pungkas dia.
Baca juga:
Bakal Hadiri Debat Capres, Sandiaga akan Pijat Prabowo
Sandiaga: Di Jabar Kita Unggul tetapi Enggak Terlalu Banyak
Sandiaga: Investasi Asing ke Indonesia Turun Karena Ketidakpastian Hukum
Djoko Santoso Pimpin Rapat Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Solo
TKN Jokowi: Ratna Seorang 'Die Hard' Gerakan Ganti Presiden Ditinggal Sendirian
BPN Gelar Rapat Besar di Solo, Sandi Klaim Bukan Untuk Kuasai Jateng