LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Relawan Curhat Jokowi Sering Diserang tapi Tak Membalas, Ini Jawaban Hasto

"Mau jadi sengkuni atau pandawa," tanya Hasto.

2018-12-15 00:10:01
Jokowi
Advertisement

Sekretaris Jenderal PDIP yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto bertemu dengan para relawan guna menyerap aspirasi di Kota Medan, Sumatera Utara.

Adapun ini dilakukannya sebagai bagian dari safari politik kebangsaan III yang digelar partainya. Hasto mempersilakan mereka untuk menyampaikan keluhan.

Satu di antaranya dari Budi, perwakilan Relawan Jokowi (Rejo) Sumatera Utara. Dia menyampaikan, bahwa Jokowi yang merupakan petahana kerap diserang dengan isu-isu miring. Serangan itu, menurut Budi, bisa berasal dari media sosial, seputar berita bohong atau hoaks.

Advertisement

"Kita diserang, dimaki, dibelah, tapi pertahanan kita tidak ada, kemampuan balik menyerang tidak ada," kata Budi di Rumah Aspirasi Relawan, Medan, Sumatera Utara, Jumat (14/12/2018).

Dalam kesempatan itu, Hasto meminta para relawan tidak mudah terpancing dengan hoaks yang menyasar pasangan Jokowi - Kiai Ma'ruf. Dia mengimbau para relawan tidak balik menyerang hujatan, umpatan, atau menyebar hoaks yang menerpa jelang Pilpres 2019.

Hasto pun mengingatkan pemilihan presiden, merupakan alat untuk mencari pemimpin. Cara-cara yang tidak beradab dengan menyebar hoaks, ucap Hasto, bisa memecah belah antar masyarakat.

Advertisement

"Buat apa? Bangsa ini bisa terpecah. Pak Jokowi mengingatkan kita untuk tersenyum, agar kita tetap bekerja. Bukan dengan cara-cara menghujat," ujar Hasto.

Dia pun menceritakan bagaimana pada masa Pilpres 2014, saat Jokowi diserang dengan fitnah melalui tabloid Obor Rakyat. Meski tidak balik menyerang, masyarakat tetap memilih Jokowi sebagai Presiden.

"Mau jadi sengkuni atau pandawa," tanya Hasto kepada para relawan, yang dijawab dengan pandawa.

"Mau ikut nabi atau setan? Mereka teriak-teriak jungkir balik, kita harus tetap tersenyum. Kita tetap bekerja, biarkan anjing menggonggong, kafilah berlalu," tutur Hasto.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mengapa Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Cenderung Stagnan?
Survei Y-Publica: Jokowi-Ma'ruf Peduli Rakyat, Prabowo-Sandi Bela Ulama dan Umat
Paloh Soal Kader PAN Dukung Jokowi: Salah Kalau Kita Enggak Terima Mereka
PDIP Targetkan Raup Sebanyak-banyaknya Kursi DPR dari Sumut, Suara Jokowi 65%
Respons Santai PKS Soal Kader PAN di Daerah Nyebrang Dukung Jokowi-Ma'ruf
Bantah Sekjen NasDem, Demokrat Tegaskan Tak Ada Kader Membelot Dukung Jokowi

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.