Reformasi kedua ala PAN
"Kita akan turunkan angka kemiskinan, pengangguran, dan mempercepat kesejahteraan."
Reformasi gelombang kedua memang menjadi tema andalan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam kampanye terbuka di Padang, Sumatera Barat. Reformasi gelombang kedua yang dimaksud adalah politik kesejahteraan. Partai berlambang matahari terbit tersebut akan berusaha untuk menurunkan tingkat pengangguran, angka kemiskinan, dan mempercepat kesejahteraan. "Reformasi gelombang kedua akan dijalankan PAN jika dipercaya dalam pemilu legislatif 9 April mendatang. Kita akan turunkan angka kemiskinan, pengangguran, dan mempercepat kesejahteraan," lanjut menteri koordinator perekonomian ini," kata Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa. Selain itu, reformasi gelombang kedua akan diwujudkan dalam berbagai bidang, antara lain reformasi agraria, industri, pendidikan dengan meningkatkan mutu pendidikan, biaya kesehatan terjangkau, dan reformasi birokrasi agar tidak lagi korupsi. "Reformasi dalam wujud agraria, industri, pendidikan, kesehatan, dan birokrasi juga tidak luput dari perhatian kami," tegas Hatta. Hatta juga mengingatkan sebagai bangsa Indonesia, masyarakat jangan terjebak dalam perangkap pendapatan kelas menengah yang berujung stagnansi bangsa dan tidak bisa menjadi negara maju. Karena itu, untuk menjadi negara maju target pendapatan per kapita sebesar US$15.000 harus dapat segera diwujudkan. "Jangan terjebak pada middle income trap. Kita harus mampu bangkit dari negara berkembang menuju negara maju dan itu bisa dilakukan bersama-sama," tutup Hatta.(mdk/tts)