LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Rapat akbar di Sabuga, Emil-Uu petakan strategi Pilgub Jabar

Rapat akbar di Sabuga, Emil-Uu petakan strategi Pilgub Jabar. Saan menjelaskan, pembagian tugas partai dan relawan adalah dengan pemetaan kekuatan partai. Dia mencontohkan, untuk PKB dan PPP yang memiliki basis pesantren dan kuat di Jabar Selatan.

2018-02-08 20:27:22
pilgub jabar
Advertisement

Ribuan kader partai koalisi dan relawan pasangan Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) melakukan rapat akbar di Gedung Sabuga, Kamis (8/2) malam. Rapat ini digelar sebagai konsolidasi tim pemenangan pasangan Rindu untuk memenangkan Pilgub Jabar 2018.

Ketua Tim Pemenangan pasangan Rindu, Saan Mustopa kehadiran kader partai dan relawan di rapat akbar ini adalah simbol kesiapan tim pemenangan Rindu untuk ikut tahapan proses politik Pilkada. Dalam rapat akbar ini dihadiri unsur partai koalisi yakni, Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura, serta ribuan relawan.

"Mereka ini adalah tim sukses RINDU yang akan bekerja di setiap kabupaten dan kota," ujar Saan kepada awak media di lokasi.

Advertisement

Saan menjelaskan, pembagian tugas partai dan relawan adalah dengan pemetaan kekuatan partai. Dia mencontohkan, untuk PKB dan PPP yang memiliki basis pesantren dan kuat di Jabar Selatan, maka mereka akan diminta untuk memperkuat di wilayah tersebut. Adapun Partai NasDem dan Hanura yang kuat di perkotaan bisa menggarap segmen yang belum tergarap, seperti di wilayah Pantura.

tim pemenangan rindu rapat akbar di Sabuga ©2018 Merdeka.com/dian rosadi


"Untuk generasi milenial dan urban bisa digarap oleh relawan dibantu kader partai," katanya.

Advertisement

Dalam 4,5 bulan ini, tim pemenangan, lanjut Saan, akan memaksimalkan peta kekuatan yang miliki. Wilayah yang sudah kuat harus terus dijaga, sementara wilayah yang belum kuat akan terus didorong.

"Untuk strategi kampanye ketika turun ke masyarakat, Kang Emil dan Uu akan dipisah. Kang Emil yang kuat di perkotaan akan dipush ke sana, sedangkan Kang Uu akan menggarap basis pesantren, tapi ada kalanya mereka jalan bareng ke wilayah-wilayah yang belum jelas mendukung siapa," ungkapnya.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.