Ramai #INAelectionobserverSOS, KPU Tegaskan Sejak 2004 Undang Pemantau Pemilu Asing
KPU telah mengundang sebanyak 33 negara penyelenggara Pemilu. Sebanyak 33 kedutaan besar dan sebanyak 11 lembaga pemantau dari Lembaga Swadya Masyarakat (LSM) internasional.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) telah mengundang lembaga pemantau pemilu dari luar negeri. Pemantau asing atau dari luar negeri memang telah diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Pramono menjelaskan pihaknya telah mengundang sebanyak 33 negara penyelenggara Pemilu. Sebanyak 33 kedutaan besar dan sebanyak 11 lembaga pemantau dari Lembaga Swadya Masyarakat (LSM) internasional.
"Ya ini sudah biasa kita lakukan mengundang pemantau Pemilu dari luar negeri sejak dari tahun 2004 lalu," kata Pramono saat mengecek proses sortir dan pelipatan surat suara di Kota Serang, Selasa (26/3).
Dia mengatakan, kehadiran pemantau dari luar negeri itu bagus karena mampu memberi nilai penyelenggaraan proses pesta demokrasi di Indonesia. Bahkan mampu memberi legitimasi hasil Pemilu atau memberi opini alternatif ada kecurangan atau adil di Pemilu 2019.
"Memberi penilaian alternatif itu penting sekali karena nanti yang kalah akan merasa ada kecurangan dan yang menang merasa tidak ada kecurangan," kata dia.
Diketahui sebelumnya, Jagad media sosial, khususnya Twitter ramai dengan tanda pagar (tagar) #INAelectionobserverSOS sejak Minggu malam, 24 Maret 2019. Gerakan tagar ini berisi berbagai twit warganet yang meminta hadirnya lembaga internasional ikut memantau Pemilu 2019.
Baca juga:
Ribuan Surat Suara Rusak Ditemukan di Sukoharjo dan Boyolali
KPU Ingatkan ASN Netral di Pemilu: Kecenderungan Mendukung Saja Tak boleh
Sempat Menolak, Tukang Sampah di Malang Maju Caleg PKS Demi Perbaiki Citra DPRD
Cegah Kecurangan Pilpres, Kubu Prabowo Minta KPU Buka Data WNA yang Punya e-KTP
Ribuan Aparat Gabungan Amankan Gedung KPU
Minta KPU Verifikasi IT, Amien Rais Dinilai Ingin Rusak Kredibilitas Pemilu
250 Warga Medan Dilibatkan Bantu Sortir & Lipat 4 Juta Surat Suara Pemilu 2019