LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ragukan soliditas Demokrat, Ruhut yakin AHY ogah jadi dayang-dayang Sandi

Juru bicara tim kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul meyakini, Demokrat tidak akan total mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ruhut pernah menjadi jubir dan anggota DPR dari Partai Demokrat, sebelum akhirnya mendukung Jokowi.

2018-08-29 12:53:50
Pilpres 2019
Advertisement

Juru bicara tim kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul meyakini, Demokrat tidak akan total mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ruhut pernah menjadi jubir dan anggota DPR dari Partai Demokrat, sebelum akhirnya mendukung Jokowi.

Menurut Ruhut, Demokrat sebenarnya tetap menginginkan Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang maju di Pilpres 2019.

"Oh lebih dari setengah hati. Karena gini bos, aku wajar mereka begitu. Eh emangnya Agus ikut total yang mereka bilang mau jadi dayang-dayangnya Sandi, sekarang saja ngotot mereka Agus jadi presiden, apalagi 2024," kata Ruhut di Media Center TKN Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (29/8).

Advertisement

Terlebih lagi, Ruhut menduga, Demokrat juga tidak ingin memberikan jalan bagi Sandiaga untuk kembali maju di Pilpres 2024 mendatang.

"Kalau Sandi menang, kan dia dayang-dayang. Sandi dong yang mulus. Belum lagi, pak Prabowo kan maunya dua periode," klaimnya.

Untuk itu, Ruhut memprediksi mayoritas kader Demokrat ingin mendukung Jokowi-Ma'ruf. Tujuannya agar Pilpres 2024 menjadi ajang pertarungan bagi generasi muda.

Advertisement

"Feeling gua mereka enggak mau itu menang. Semua ini yang mau menang Pak Jokowi-Pak kiai Ma'ruf. Kenapa? 2024 zona bebas, persaingan. Yang muda-muda itu maju semua," ujar Ruhut.

Mantan anggota Komisi III DPR ini melanjutkan, Demokrat ikut mendukung Demokrat hanya sebagai syarat agar bisa ikut berkompetisi di Pilpres 2024.

"Oh iya, Karena nanti enggak bisa ikut 2024. Ini yang aku bilang, waspada, waspadalah kawan-kawan Prabowo-Sandi dengan Demokrat, ini kader Demokrat sampai sekarang masih kader belum dipecat bos," tandasnya.

Baca juga:
Dipancing Zulkifli Hasan, mahasiswa Muhammadiyah pekikan 'ganti presiden'
Besok, Bawaslu gelar rapat pleno dugaan kasus mahar politik Sandiaga
Sandiaga: Jangan nyinyir dan baperan, Pilpres ini semua harus gembira
Sering dikritik soal ekonomi sulit, Timses Jokowi-Ma'ruf tantang debat Sandiaga
Sandiaga Uno minta deklarasi #2019GantiPresiden tak lagi diadang
Sandiaga tak kecewa dan ucapkan selamat Deddy Mizwar jadi jubir Jokowi-Ma'ruf

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.