LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Punya syarat wapres buat dukung Jokowi, Cak Imin bisa loncat ke kubu Prabowo

Konstelasi politik jelang pendaftaran capres cawapres yang akan dilakukan 4 hingga 5 Agustus mendatang terus dinamis. Sejumlah parpol masih kasak kusuk apakah akan bergabung dengan poros yang sudah ada atau membentuk poros baru.

2018-04-26 17:45:51
PKB
Advertisement

Konstelasi politik jelang pendaftaran capres cawapres yang akan dilakukan 4 hingga 5 Agustus mendatang terus dinamis. Sejumlah parpol masih kasak kusuk apakah akan bergabung dengan poros yang sudah ada atau membentuk poros baru.

Direktur Eksekutif Skala Survei Indonesia (SSI) Abdul Hakim mengatakan, semua kemungkinan bisa terjadi menjelang Pilres 2019 mendatang. Dia memprediksi penentuan nama capres cawapres akan ditentukan pada batas akhir pendaftaran.

"Ini seperti politik jaza, yaitu ditentukan pada masa-masa akhir dan semua kemungkinan bisa terjadi," kata Hakim dalam pesan singkat, Kamis (26/4).

Advertisement

Menurutnya, semua tokoh parpol bisa bermanuver apa saja. Salah satu contohnya adalah Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang mengajukan diri sebagai cawapres Jokowi.

Dia memprediksi bisa saja Cak Imin pindah ke poros lain yakni kubu Prabowo Subianto atau Cikeas. Sebab, dukungan Cak Imin ke Jokowi tidaklah gratis. Apalagi sejauh ini PKB belum secara resmi mendeklarasikan diri mengusung Jokowi pada Pilpres 2019.

"Cak Imin punya kalkulasi, jika dia mendukung pasangan calon, maka dia harus mendapatkan sesuatu," katanya.

Advertisement

Alumnus S2 Ilmu Politik Universitas Nasional ini menilai bisa saja Cak Imin menawarkan diri ke Prabowo dengan mengklaim akan bisa membawa suara NU khususnya Jawa Timur, daerah dimana Prabowo kalah pada 2014. Selain itu, Cak Imin juga bisa saja membentuk poros ketiga bersama PAN dan Demokrat, meskipun peluangnya kecil.

"Semua kemungkinan bisa terjadi. Cak Imin juga belum tentu di Jokowi, karena manuver masih sangat mungkin hingga Agustus mendatang," katanya.

Baca juga:
Ngebet jadi Presiden, Sam Aliano mau dekati janda Ahok biar hoki
Amien Rais: 2019 ganti presiden sudah tidak mungkin dibendung lagi
Amien Rais sebut duet Jokowi-Prabowo mustahil
Politikus PDIP akui bertemu Prabowo tapi bantah tawarkan posisi cawapres
PDIP bakal keliling sambangi partai oposisi

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.