LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PSI Perintahkan Kadernya di DPRD Prioritaskan Tes Corona untuk Warga

"Ada keterbatasan dalam pelaksanaan tes. Karena itu harus ada prioritas. DPP PSI minta agar rakyat yang didahulukan, terutama mereka yang memiliki gejala atau punya riwayat berinteraksi dengan pasien Corona. Anggota DPRD dari PSI bisa menunggu," kata Ketua Umum DPP PSI, Grace Natalie, dalam keterangan tertulis, Rabu (2

2020-03-25 16:32:15
Partai Solidaritas Indonesia
Advertisement

Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) meminta seluruh anggota DPRD dari PSI untuk memprioritaskan tes Covid-19 atau Corona untuk rakyat. Bukan malah prioritaskan diri sendiri sebagai wakil rakyat.

"Ada keterbatasan dalam pelaksanaan tes. Karena itu harus ada prioritas. DPP PSI minta agar rakyat yang didahulukan, terutama mereka yang memiliki gejala atau punya riwayat berinteraksi dengan pasien Corona. Anggota DPRD dari PSI bisa menunggu," kata Ketua Umum DPP PSI, Grace Natalie, dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3).

Advertisement

Grace menambahkan, tidak selayaknya anggota DPRD dari PSI mengambil kesempatan dalam situasi darurat dan sulit seperti sekarang.

"Jangan jadikan posisi sebagai anggota dewan untuk menikmati keistimewaan perlakuan. Apalagi jika sampai mendahulukan sanak keluarga sendiri," tambah Grace.

Namun, kata Grace, kalau ada anggota DPRD dari PSI telah memiliki gejala atau punya riwayat berinteraksi dengan pasien Corona, itu hal berbeda. Jika demikian, yang bersangkutan memang harus segera dites.

Advertisement

Situasi penyebaran wabah Corona di Indonesia belum membaik. Hingga 25 Maret 2020 sore, terdapat 790 orang terinfeksi Corona. Jumlah pasien meninggal 58 orang, sembuh 31 pasien.

Sebelumnya, DPR RI berencana melakukan tes covid Corona kepada seluruh anggota dan keluarga yang mencapai 2000 orang. Dana tersebut berasal dari patungan para anggota DPR.

Namun, hal itu mendapatkan banyak kritikan dari masyarakat. DPR dinilai tak memiliki rasa empati. Karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan alat untuk cek kesehatan, tapi tak punya uang dan menunggu bantuan pemerintah.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.