PSI Jakarta buka seleksi Caleg hingga 28 Maret 2018
PSI Jakarta buka seleksi Caleg hingga 28 Maret 2018. Secara khusus, PSI Jakarta menargetkan mendapatkan 106 caleg berkualitas melalui seleksi terbuka ini.
Pada Juli 2018, seluruh partai peserta pemilu 2019 wajib mengajukan nama para bakal calon legislatif ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Guna memastikan nama-nama yang diajukan adalah orang-orang berkompeten, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mengadakan Seleksi Terbuka Caleg hingga 28 Maret 2018.
Secara khusus, PSI Jakarta menargetkan mendapatkan 106 caleg berkualitas melalui seleksi terbuka ini.
"Proses seleksi ini menunjukkan komitmen PSI sebagai partai yang transparan dan berbasis meritrokasi. Kami ingin siapa pun yang merasa mampu dan terpanggil untuk menjadi wakil rakyat dapat mendaftar dan mengikuti proses seleksi. Kami juga menantang partai lain untuk lakukan rekrutmen terbuka dengan para ahli obyektif," ujar Ketua DPW PSI Jakarta Michael Sianipar dalam keterangan persnya, Sabtu (9/3).
Adapun proses seleksi caleg PSI Jakarta memiliki beberapa tahapan, yakni seleksi administrasi, wawancara dengan juri independen, serta kampanye mini. Pada tahap seleksi administrasi, caleg diwajibkan untuk memenuhi syarat kelengkapan berkas dan menuliskan esai bertema toleransi dan antikorupsi.
Selanjutnya, wawancara dengan jajaran juri independen, seperti Ade Irawan (ICW), Anis Hamim (Wahid Foundation), Hasan Nasbi (Cyrus Network), dan Ani Soetjipto (pakar gender dan dosen Universitas Indonesia).
Ani Soetjipto menyatakan PSI adalah partai masa depan yang sangat menjanjikan dan berharap PSI dapat menjadi platform yang mendorong semakin meningkatnya perwakilan perempuan di kancah politik.
"Saya yakin PSI terdepan tidak saja dilihat dari pimpinannya dan kepengurusan yang diisi perempuan muda yang berbakat, tapi juga keras dan penuh semangat dalam memperjuangkan keadilan gender dalam bingkai keadilan demokrasi di Indonesia yang bhineka," ucapnya.
Para caleg yang sudah lolos dari tahapan-tahapan tersebut, nanti akan bertarung memperebutkan kursi DPRD Provinsi DKI Jakarta. PSI Jakarta menargetkan memperoleh 400.000 suara dan menduduki setidaknya 10 kursi di DPRD dan 3 kursi di DPR.
Guna mendukung kampanye para caleg, PSI Jakarta juga melakukan Patungan Rakyat secara berkala. "Pada acara Patungan Rakyat 3 Maret lalu, kami berhasil menggalang dana sebesar Rp 287 juta. Dana inilah yang membantu operasional partai sehingga kami bisa mengadakan kegiatan seleksi caleg dan mendukung para caleg PSI berkampanye kelak," tuturnya.
Baca juga:
PSI sebut keterwakilan perempuan di legislatif masih minim
Formappi sebut hoaks muncul karena parpol hanya orientasi kekuasaan
Hoaks marak karena oposisi tak kredibel, PKS sebut cara berpikir amatir
Hoaks karena oposisi tak kredibel, Ketum PAN sebut PSI sedang cari panggung
Hoaks karena oposisi, Fadli Zon minta Sekjen PSI belajar dasar-dasar ilmu politik