LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Prioritaskan kader, PAN belum pertimbangkan JK sebagai capres

Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, partainya masih ingin mengusung kadernya sendiri untuk berlaga di Pilpres 2019. PAN tidak menampik ada sosok lain yang dipertimbangkan. Diantaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo hingga Prabowo Subianto.

2018-07-03 19:36:00
Pilpres 2019
Advertisement

Partai Amanat Nasional belum mempertimbangkan wacana Partai Demokrat yang berniat menduetkan sosok Jusuf Kalla (JK) sebagai calon presiden dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden. Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, partainya masih ingin mengusung kadernya sendiri untuk berlaga di Pilpres 2019.

"Belum pernah kita bicarakan. Kita kalau di internal tetap Bang Zul (Zulkifli Hasan), kita lebih banyak sekarang ini dengan Gerindra komunikasinya. Dengan Golkar belum," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7).

Menurutnya PAN tidak pernah kekurangan kader untuk dicalonkan sebagai calon presiden atau wakil presiden. Namun hal itu dikembalikan lagi pada keputusan partai koalisi.

Advertisement

"PAN tidak pernah kekurangan kader, ada Pak Amien, Bang Hatta, Mas Tris, Bang Zul yang sudah diputuskan di rakernas. Siapa capres dan cawapres bergantung kesepakatan koalisi karena PAN engga cukup, kecuali 0 persen mungkin PAN bisa membuat paket sendiri tak perlu wara-wiri kemana-mana," ujarnya.

Yandri tidak menampik ada sosok lain yang dipertimbangkan oleh PAN. Diantaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo hingga Prabowo Subianto.

"Patut dipertimbangkan di luar Prabowo ada Pak Anies, Pak Gatot. Kalau di internal PAN yang diputuskan secara resmi Bang Zul di Rakernas," ucapnya.

Advertisement

Baca juga:
Tak ingin dikunci, alasan Demokrat enggan gabung koalisi Jokowi
PPP klaim kemenangan di Jawa bukti konsep nasionalis santri memikat masyarakat
Hanura malu-malu bicara mundurnya Moeldoko dan isu cawapres Jokowi
Prioritaskan kader, PAN belum pertimbangkan JK sebagai capres
Politikus Gerindra mengaku tak terganggu dengan isu Amien Rais nyapres

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.