Presiden Jokowi belum pastikan reshuffle dalam waktu dekat
Menurut Jokowi, reshuffle bisa dilakukan dalam bulan Januari ini, bulan depan dan seterusnya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, soal reshuffle kabinet merupakan hak prerogratif presiden. Oleh karena itu, kata Jokowi, reshuffle bisa dilakukan dalam bulan Januari ini, bulan depan dan seterusnya.
"Bisa bulan 1, bulan 2, bulan 3, bulan 4, terus," kata Jokowi di Istana, Jakarta, Jumat (8/1).
Jokowi sudah mengantongi nilai kinerja masing-masing menteri. Namun demikian, Jokowi selalu menegaskan soal perombakan kabinet itu adalah hak prerogatifnya sebagai Presiden. Dirinya tak bisa didesak ataupun didikte untuk melakukan reshuffle.
"Saya ulangi lagi, reshuffle itu adalah hak prerogatif Presiden. Kamu juga jangan ikut-ikut dorong-dorong, dikte-dikte, desak-desak. Hak prerogatif Presiden," kata Jokowi.
Seperti diketahui isu reshuffle jilid II kembali ramai diperbincangkan. Sebabnya beberapa kementerian dinilai belum kerja maksimal.
Baca juga:
Istana sebut isu reshuffle banyak bikin orang ngebet jadi menteri
Jokowi diminta reshuffle Menteri Yuddy karena sering buat gaduh
Di tengah isu reshuffle makin kuat, JK & Megawati makan siang bareng
Menag Lukman Hakim pasrah saja jika terkena reshuffle
Istana: Tidak ada jabatan Menteri Utama
Luhut ogah tanggapi kabar heboh reshuffle menteri jilid II
Undang relawan garis keras makan siang, Jokowi singgung reshuffle