LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pramono Anung: Jangan sampai cawapres kurangi elektabilitas Jokowi

Menurut Pramono, nama cawapres pendamping Jokowi saat ini masih dalam tahap penggodokan. Cawapres, kata dia, juga turut dibahas oleh para ketua umum partai politik pengusung Jokowi.

2018-07-17 18:03:00
Kandidat Cawapres Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo telah mengantongi sejumlah nama tokoh untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2019 mendatang. Politisi senior PDIP yang juga Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung berharap cawapres yang nantinya ditunjuk itu tidak menggerus elektabilitas dan popularitas Jokowi.

"Jangan sampai mengurangi elektabilitas ataupun popularitas Jokowi. Sekarang ini kan relatif popularitas Jokowi sangat tinggi, dengan demikian nama itu menjadi komplementer," kata Pramono di kantornya, gedung Sekretariat Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/8).

Menurut Pramono, nama cawapres pendamping Jokowi saat ini masih dalam tahap penggodokan. Cawapres, kata dia, juga turut dibahas oleh para ketua umum partai politik pengusung Jokowi.

Advertisement

"Saya tentu tidak kompeten menyebut nama, walaupun beberapa nama didiskusikan internal. Tapi ada tahapan yang harus dilalui. Presiden akan komunikasi dengan seluruh ketum partai pendukung," terang Pramono.

Terkait dengan kapan pengumuman nama cawapres, politisi PDIP ini belum bisa memastikan. Ia memprediksi bahwa nama tersebut akan dipublikasikan saat akhir pendaftaran capres 10 Agustus 2018 mendatang.

"Saya meyakini nama itu akan muncul di hari akhir karena itu sudah jadi fatsun politik," kata Pramono.

Advertisement

Reporter: Hanz Jimenez

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Wapres JK ingatkan Jokowi pilih cawapres yang bisa tambah elektabilitas 15 persen
Pertemuan Mega dan Airlangga singgung soal Cawapres Jokowi
Ditanya namanya masuk cawapres Jokowi, Sri Mulyani malah bicara lift lama terbuka
Struktural dan kultural NU akan deklarasi dukung Mahfud MD jadi cawapres
Said Aqil dinilai bisa tambah citra religius Jokowi
Ketum PBNU sebut Mahfud MD ahli tata negara, cocok jadi cawapres Jokowi

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.