Prabowo: Tidak Boleh Lagi ada yang Gantung Diri karena Tidak Bisa Makan
Calon Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri undangan Ramah Tamah bersama Tokoh, Pengusaha dan Warga Tionghoa di Selecta Royal Ballroom, Kota Medan, Jumat (22/2) malam. Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa niatnya menjadi Presiden karena ingin keadilan dan kemakmuran dirasakan merata.
Calon Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri undangan Ramah Tamah bersama Tokoh, Pengusaha dan Warga Tionghoa di Selecta Royal Ballroom, Kota Medan, Jumat (22/2) malam. Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa niatnya menjadi Presiden karena ingin keadilan dan kemakmuran dirasakan merata seluruh rakyat Indonesia.
"Saudara-saudara saya bekerja untuk semua, saya tidak ingin rakyat saya tidak aman, saya tidak ingin ada rakyat saya kelaparan. Tidak boleh lagi ada yang gantung diri karena tidak bisa makan," tegas Prabowo.
Dia menekankan, sebagai bangsa yang majemuk sudah seharusnya pemimpin Indonesia memperjuangkan seluruh hak rakyatnya apapun latar belakangan etnis dan agamanya.
"Pemimpin itu tidak bisa hanya untuk satu golongan saja, kita hidup di tengah-tengah kemajemukan. Nenek moyang kita hidup di nusantara saja rukun," kata Prabowo.
Sementara ketua panitia acara Harti Hartidjah mengatakan bahwa massa yang datang mendukung mantan Danjen Kopassus itu sebagai calon presiden.
"Ini yang hadir lebih dari 1.500 warga etnis Tionghoa, kami mendukung Pak Prabowo jadi Presiden karena ingin adanya perubahan. Kami percaya kepada Pak Prabowo," kata Harti di lokasi.
Baca juga:
Wawancara Khusus Prabowo Subianto: Niat Saya Baik, Jangan Sampai Kita Masuk Jurang!
BPN Serahkan Dugaan Pelanggaran Kampanye di Munajat 212 ke Bawaslu
TKN Nilai BPN Panik Tak Punya Data Pembangunan Jalan Desa Hingga Sebar Hoaks
Menko Luhut soal Tanah Prabowo: Ke Depan, Presiden Tidak Mau Lagi Bagi-Bagi Lahan
Fahri Hamzah: Prabowo Lebih Berjasa Soal Dana Desa
TKN Jokowi Tak Khawatir BPN Prabowo Muncul di Munajat 212