LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Prabowo tegaskan Tank Leopard bisa digunakan di RI, Jokowi tidak

"Jadi ada anggapan tank 60 ton gak cocok di wilayah-wilayah Indonesia gak sepenuhnya benar," kata Prabowo.

2014-06-22 21:42:40
Jokowi-JK
Advertisement

Capres Prabowo Subianto menegaskan pendapat soal main battle tank yakni Tank Leopard tak cocok untuk Indonesia adalah sebuah pandangan keliru. Menurutnya, Tank Leopard dapat digunakan di wilayah Indonesia

"Jadi mengenai pemilihan alat pertahanan tentu sudah melalui rangkaian pembahasan dan penelitian pihak berwenang, yakni Kemenhan, Angkatan Darat dan TNI," kata Prabowo dalam sesi ke-6 debat capres di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/6).

Pernyataan itu diungkapkan Prabowo menjawab pertanyaan Jokowi. Capres nomor urut dua itu menanyakan pendapat Prabowo soal industri pembangunan industri pertahanan dalam negeri. 

Advertisement

Menurut Jokowi pembangunan industri pertahanan sudah digagas oleh Jusuf Kalla (JK) yakni dengan pembangunan panser Anoa. Namun saat ini pemerintah dan TNI AD justru membeli Tank Leopard dari luar negeri.

Lebih lanjut Prabowo mengatakan, saat ini pasukan Indonesia berperan aktif dalam pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kita punya pasukan di Libanon, Kongo, Afrika Tengah, kalau gak salah ada 4.000 prajurit. Ini bukan hanya buat peace keeping tapi juga peace making dan ancaman di sana sangat tinggi. Saya kira Tank Leopard akan sangat berguna untuk TNI, dan kita butuh helikopter, kapal selam, oleh karena itu ekonomi kita harus kuat. Itulah perjuangan saya dan Pak Hatta," katanya.

Advertisement

Jokowi lantas menanggapi jawaban Prabowo itu. Jokowi berharap Indonesia lebih mengutamakan pembangunan industri pertahanan dalam negeri.

"Soal Panser Anoa, tidak hanya Panser Anoa saja ke depan mungkin nanti ada Panser Banteng dan sebagainya, sehingga kita bisa buat pertahanan produksi sendiri," katanya.

"Tank Leopard terlalu berat, sekitar 62 ton. Gak cocok untuk jalan kita, jembatan. Kalau kita mau beli alutsista harus dihitung apakah wilayah kita cocok, apakah kondisi kita kuat," kata Jokowi.

Prabowo menanggapi komentar Jokowi. Prabowo menyerahkan pandangan tentang alutsista yang cocok atau tidak untuk Indonesia kepada para pakar yang sudah melakukan penelitian.

"Dalam sejarah perang di Vietnam, mereka pakai main battle tank buatan Rusia. Jadi ada anggapan tank 60 ton gak cocok di wilayah-wilayah Indonesia gak sepenuhnya benar. Saya sependapat dengan bapak kita harus memperkuat industri dalam negeri, dan saya sangt dukung untuk memperkuat industri dalam negeri tapi tank Leopard ini sudah keputusan TNI AD jadi harus kita manfaatkan gunakan," kata Prabowo.

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.