LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Prabowo soal video kampanye Ahok: Kita cari kesejukan jangan fitnah

Prabowo soal video kampanye Ahok: Kita cari kesejukan jangan fitnah. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyayangkan video kampanye Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Video yang diberi judul #BeragamItuBasukiDjarot itu dianggap masyarakat mengandung rasis.

2017-04-10 23:43:55
Prabowo Subianto
Advertisement

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyayangkan video kampanye Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Video yang diberi judul #BeragamItuBasukiDjarot itu dianggap masyarakat mengandung rasis.

"Saya kira itu bagian ya yang kita imbau kita harapkan bahwa marilah kita semua cari kebaikan dan kesejukan jangan kita mencemarkan atau memfitnah orang lain atau kelompok lain," kata Prabowo di kediamannya, Jalan kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (10/4).

Sementara itu, Presiden Partai PKS Sohibul Iman juga mengomentari beredarnya video kampanye Ahok tersebut. Sohibul menilai, hal tersebut bersifat provokatif. Ia berpendapat, seharusnya saat ini yang harus dilakukan adalah hal-hal yang bisa menjaga suasana tetap kondusif.

"Itu tidak etis, cenderung provokatif. Ada masyarakat tertentu pakai atribut muslim, akan mengganyang. Ini sesuatu yang provokatif," tandas Sohibul.

Video itu pun menjadi viral lantaran di detik ke 0.08 dari video itu sepertinya mengangkat tema tentang kerusuhan, menampilkan ada sekelompok pemuda berpeci hitam berbaju putih lengkap dengan selempang kain, sedang berteriak-teriak.

Sementara itu, latar di belakang kelompok pemuda itu tertulis huruf besar dengan tulisan, Ganyang China. Berawal dari situlah, video tersebut menuai banyak komentar para netizen. Mereka berpendapat bahwa, video itu seolah menempatkan umat Islam yang direpresentasikan dari kelompok pemuda itu sebagai pelaku kerusuhan, atau pembenci China.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.