LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Prabowo: Saya pembela HAM yang paling keras di negeri ini

"Saya (disebut) tidak bisa menjaga HAM, bapak (JK) tidak mengerti," kata Prabowo.

2014-06-09 21:58:40
Capres Prabowo
Advertisement

Kesempatan bertanya dalam debat capres-cawapres dimanfaatkan Jusuf Kalla ( JK ) untuk menanyakan Prabowo Subianto soal penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). JK bertanya lewat adagium yang sebelumnya disampaikan Prabowo yakni "tidak ada pengikut yang salah, tetapi pemimpin yang salah."

"Bagaimana pemimpin yang baik menjaga hak asasi manusia?" tanya JK kepada Prabowo dalam debat capres-cawapres di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6) malam.

Prabowo menjawab, HAM yang paling dasar adalah hak untuk hidup. Tugas negara seperti yang tercantum UUD 1945 adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. "Itu tugas utama pemerintah, dari segala ancaman, apakah dari dalam atau luar negeri," kata Prabowo .

Menurut Prabowo , kariernya selama puluhan tahun di militer adalah untuk menjalankan tugas itu. "Puluhan tahun saya menjadi abdi negara yang membela kedaulatan, menjaga HAM, mencegah kelompok-kelompok radikal, yang mengancam keselamatan orang-orang yang tidak bersalah," kata Prabowo .

Prabowo menjelaskan tindakan yang mengancam keselamatan itu salah satunya adalah merakit bom.

"Manakala menghadapi merakit bom, menimbulkan hura-hara, yang mengancam HAM, karena itu kewajiban seorang petugas negara, melindungi tumpah darah dari ancaman tersebut," kata Prabowo seakan menjelaskan kondisi huru-hara 1998.

Bagi Prabowo , yang mengerti tugasnya melindungi tumpah darah Indonesia adalah atasannya. "Yang menilai itu adalah atasan saya," kata mantan Danjen Kopassus itu yang kemungkinan merujuk pada Panglima ABRI Jenderal Wiranto.

Di tengah-tengah jawaban itu, Prabowo tiba-tiba mengatakan kepada JK . "Saya mengerti arah (pertanyaan) Bapak. Tidak apa-apa. Saya tidak apa-apa. Tetapi saya di sini sebagai mantan prajurit, telah melakukan tugas sebaik-baiknya," kata Prabowo .

"Saya (disebut) tidak bisa menjaga HAM, bapak ( JK ) tidak mengerti," kata Prabowo dengan nada tinggi. Prabowo kemungkinan merasa disinggung JK soal penculikan orang pada 1998.

Menurut Prabowo , sebagai prajurit TNI dia bahkan harus mengambil tindakan sulit untuk rakyat Indonesia yang sangat banyak. "Di Singapura, memegang bom aja hukuman mati, apalagi merakit, apalagi menyebarkan," kata Prabowo .

"Pak Jusuf Kalla, saya bertanggung jawab. Hati nurani saya bersih. Saya pembela HAM yang paling keras di negeri ini," tutup Prabowo .

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.