Prabowo: Jangan jadi pemimpin bermental burung onta
Prabowo menyatakan masih banyak pejabat yang menganggap sebuah tantangan sebagai sesuatu yang tidak pantas dibicarakan.
Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto menyinggung beberapa pejabat dan pemimpin yang tidak pernah membeberkan tantangan-tantangan yang dihadapi. Atas alasan itu, Prabowo menyatakan akan mencoba berani mengungkap kekurangan-kekurangan yang terjadi, bukan asal bapak senang (ABS).
"Kadang-kadang pemimpin Indonesia bicara yang manis-manis, tapi yang pahit-pahit tidak populer. Ini tantangan siapapun pemimpin Indonesia. Harus hadapi, tidak seperti burung onta, kalau ada bahaya kepalanya masuk tanah, kalau tidak lihat dia tenang," kata Prabowo dalam pemaparan visi dan misi di hadapan para pelaku pasar modal di The Ritz Charlton Hotel, Pasific Place, Jakarta, Jumat (20/6).
Prabowo menyatakan masih banyak pejabat yang tidak mau atau menganggap sebuah tantangan sebagai sesuatu yang tidak pantas dibicarakan. Padahal, tujuan Indonesia merdeka sebenarnya adalah untuk menyejahterakan dan memakmurkan rakyatnya.
"Tujuan suatu bangsa tentunya adalah rakyat ingin sejahtera, makmur. Kita datang bukan untuk nyanyi lagu kebangsaan, kita merdeka bukan untuk memilih bupati, atau membangun parlemen. Kita ingin hidup dengan baik, rakyat ingin hidup dengan baik, ingin hidup dengan berkecukupan dan ingin hidup dalam keadaan damai, janganlah kita hilangkan tujuan itu. Maka saya sebagai pemimpin politik, dan puluhan tahun sebagai abdi negara, itulah fokus pengabdian saya," pungkasnya.
(mdk/dan)