'Prabowo ingin gambarkan konsisten bela rakyat beda dengan elite sekarang'
'Prabowo ingin gambarkan konsisten bela rakyat beda dengan elite sekarang'. Andre menegaskan tidak ada nama lain dari Gerindra yang akan maju. Prabowo, menurutnya tidak akan bisa dihentikan oleh apapun untuk menjadi capres di 2019.
Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menuturkan kritikan yang disampaikan Ketua Umum Prabowo Subianto belakangan, merupakan bentuk penegasan kalau mantan Danjen Kopassus itu berbeda dengan elite politik saat ini. Menurutnya, jika Prabowo jadi presiden, mantan Danjen Kopassus itu tidak akan sama dengan cara pemerintah sekarang.
Hal tersebut sebagai momentum Prabowo beroposisi dengan Joko Widodo. "Pak Prabowo ingin menggambarkan, saya Prabowo Subianto konsisten bela rakyat kalau saya berkuasa akan mengedepankan kepentingan rakyat berbeda dengan elite sekarang," ujar Andre kepada merdeka.com, Senin (2/4).
Andre menegaskan tidak ada nama lain dari Gerindra yang akan maju. Prabowo, menurutnya tidak akan bisa dihentikan oleh apapun untuk menjadi capres di 2019.
"Insya Allah maju, yang menghentikan Pak Prabowo itu ajal. Jadi Gerindra tidak punya opsi lain selain Prabowo jadi masyarakat tak ragu Prabowo mau dukung siapa. Fiks dukung Prabowo Subianto tidak ada nama lain," kata Andre.
Andre mengatakan Prabowo bersuara lantang agar para elite tersebut mendengar perkataannya. Menurutnya, Prabowo mengharapkan ke depannya para elite tersebut bisa berubah pikiran.
"Inti pernyataan Prabowo agar warning elite revisi kebijakan mereka pro asing pro konglomerat," kata dia.
Baca juga:
Fahri Hamzah minta Prabowo jelaskan ucapan soal elite bodoh dan maling
PPP duga ucapan Prabowo sebut elite bodoh dan maling bagian strategi politik
Airlangga nilai kicauan Prabowo soal elite bodoh & maling bagian dari kampanye
Gerindra buka peluang Gatot dampingi Prabowo asal jadi kader
Wasekjen PPP minta Prabowo ungkap elite bodoh dan maling supaya clear & diawasi