LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Prabowo Dinilai Sengaja Gunakan Data Tak Kredibel

Dia mengungkapkan, kubu Prabowo-Sandi kerap mengeluarkan statement dan klaim yang tidak sesuai data kredibel yang dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga, politisi PSI yang akrab disapa Uki ini menganggap, klaim dan statement tersebut sebagai kebohongan dan pembodohan publik.

2018-12-11 09:02:00
Prabowo Subianto
Advertisement

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyayangkan pernyataan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang kerap menyampaikan data yang tidak tepat. Ini tidak sejalan dengan kubu petahana yang ingin melakukan politik gagasan.

Influencer TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin Dedek Prayudi mengatakan, syarat mutlak berpolitik gagasan dimana program pembangunan menjadi basis perdebatan politik adalah data yang kredibel. Demokrasi yang substansial adalah demokrasi dimana argumen politik dibangun berbasis analisa data yang sesuai dengan kaidah keilmuan.

"Presiden Joko Widodo meminta kritik yang disampaikan kepada pemerintah agar berbasis data. Kekeliruan dalam mengutip data secara terus-menerus menunjukkan kesengajaan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/12).

Advertisement

Dia mengungkapkan, kubu Prabowo-Sandi kerap mengeluarkan statement dan klaim yang tidak sesuai data kredibel yang dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga, politisi PSI yang akrab disapa Uki ini menganggap, klaim dan statement tersebut sebagai kebohongan dan pembodohan publik.

"Sebagai contoh, ketika bank dunia mengatakan bahwa 53 juta orang Indonesia tergolong kelas menengah dengan penghasilan minimal 10 dolar perhari, Pak Prabowo justru mengatakan bahwa bank dunia menemukan bahwa 99 persen rakyat Indonesia hidup sangat pas-pas-an. Akhirnya pernyataan Pak Prabowo dibantah oleh Bank Dunia," ujarnya.

Uki menilai, kubu Prabowo-Sandi minim akan penguasaan data. Sehingga menyebabkan mereka miskin gagasan pembangunan. "Maka mereka tidak ada pilihan lain selain memainkan isu-isu identitas dan primordial atau mempolitisasi agama," tutupnya.

Advertisement

Baca juga:
Kubu Jokowi: Pemilih Jateng Tak Suka Taktik Hoaks, Fitnah dan Kebencian
Buka Markas di Jateng, Kubu Prabowo Mau Luluh Lantahkan 'Kandang Banteng'
Habiburokhman: Markas BPN Prabowo Tak Pindah ke Jateng, Tapi Fokus Dulang Suara
Tak Mau Kejadian 2014 Terulang, Alasan Kubu Prabowo-Sandi Pindah Markas ke Jateng
Prabowo-Sandi Klaim Bisa Bangun Infrastruktur Tanpa Utang, Ini Respons Pemerintah

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.