Prabowo belum setujui Mardani Ali Sera dampingi Sandiaga Uno
Karena harus mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik mengatakan, Ketum Prabowo Subianto belum menyetujui kader PKS Mardani Ali Sera diusung menjadi pendamping Sandiaga Uno untuk Pilgub DKI Jakarta.
Pasalnya, Mardani harus mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum bisa menjadi wakil Sandiaga. "Belum (disetujui), kan harus melalui fit and proper test untuk cawagub," kata Taufik saat dihubungi, Minggu (11/9).
Terpisah, Ketua Tim Penjaringan calon gubernur Partai Gerindra Syarif mengatakan, fit and proper test Mardani rencananya akan digelar pada Selasa (13/9/2016).
"Kita lakukan fit and proper test Selasa depan, karena kalau hari ini kan malam takbiran," terangnya.
Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sepakat untuk mengusung pasangan Sandiaga Uno dan Mardani Ali Sera sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"PKS bersama Gerindra sepakat untuk mengusung duet Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera sebagai Cagub dan Cawagub DKI di Pilkada 2017," kata Presiden PKS Sohibul Iman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/9).
Sohibul usul memasangkan keduanya itu berdasarkan penetapan dari Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS kepada seluruh Pengurus Wilayah PKS DKI Jakarta dan kader ahli PKS di Kantor DPP PKS. Pertimbangan untuk mengusung duet tersebut didasarkan pada beberapa hal, yaitu hasil survei, jumlah kursi PKS di DPRD DKI, dan komunikasi politik ke partai lain.
Baca juga:
Duet Sandiaga-Mardani masih bisa berubah, tergantung hal ini
PPP sebut duet Sandiaga-Mardani baru sebatas usulan
PKS klaim Prabowo Subianto setuju duet Sandiaga-Mardani di DKI
Didukung PKS, Gerindra pede kans Sandiaga menangi Pilgub kian besar
Jalan berliku Mardani dampingi Sandiaga Uno di Pilgub DKI
PKS bikin runyam peta politik Pilgub DKI