LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PPP tak yakin bisa curangi Pilgub Jabar lewat Pj Gubernur

Pelantikan Sestama Lemhannas Komjen Iriawan sebagai Penjabat Gubernur (Pj) Jawa Barat dianggap sejumlah pihak sebagai tanda niat kecurangan di Pilkada. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi (Awiek) menilai, potensi kecurangan di Pilkada dengan pengangkatan Iriawan sulit terjadi.

2018-06-19 10:33:02
pilgub jabar
Advertisement

Pelantikan Sestama Lemhannas Komjen Iriawan sebagai Penjabat Gubernur (Pj) Jawa Barat dianggap sejumlah pihak sebagai tanda niat kecurangan di Pilkada. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi (Awiek) menilai, potensi kecurangan di Pilkada dengan pengangkatan Iriawan sulit terjadi.

"Jika melihat waktu pelaksanaan pilkada, potensi adanya skenario kecurangan yang dicurigai banyak pihak, kami melihatnya sulit untuk terjadi," kata Awiek melalui keterangan tertulisnya, Selasa (19/6).

Selain waktu pelaksanaan Pilkada yang tinggal sebentar lagi, kata Awiek, peran penyelenggara Pemilu dan masyarakat dalam melakukan pengawasan atas penyalahgunaan birokrasi juga tergolong ketat.

Advertisement

"Terlebih era sekarang memanfaatkan birokrasi bukan lah perkara mudah karena kontrol dari Bawaslu sampai ke tingkat TPS," tegasnya.

Awiek menyarankan, pemerintah bisa menjamin tidak ada konflik kepentingan di Pilkada 2018. Hal ini karena salah satu anggota Polri, yakni Irjen Pol Anton Charliyan ikut maju sebagai Calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Barat.

"Pemerintah harus memastikan tidak ada konflik kepentingan dalam pengangkatan Iriawan," tandasnya.

Advertisement

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyayangkan pelantikan Sekretaris Utama (Sestama) Lemhannas Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat. Sebab, dia khawatir penyelenggaraan Pilkada di Jawa Barat akan tidak netral.

"Jadi kami menyayangkan karena kita khawatir pilkada di Jabar ini menjadi tidak netral karena di sana ada orang Polri yang maju sebagai Cawagub berpasangan dengan TB Hasanuddin dari PDIP," kata Ferdinand saat dihubungi.

"Dugaan-dugaan kecurigaan itu semakin kuat, karena TB Hasanuddin ini kan dari partai penguasa jadi kita sangat menyanyangkan itu," lanjutnya.

Baca juga:
PPP usul panggil Mendagri ke DPR jelaskan pelantikan Iriawan
PKS siap dukung angket jika pelantikan Iriawan jadi PJ Gubernur langgar UU
Wasekjen PPP: Di pundak Komjen Iriawan nama baik Polri dipertaruhkan
Gerindra sebut pemerintah arogan dan tidak adil soal Pj Gubernur Jabar
Komjen Iriawan jadi Pj Gubernur, ini reaksi parpol pendukung Cagub Jabar

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.