LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PPP sebut salam cium tangan bisa buka penjajakan Gatot dan Demokrat

Akan tetapi, Arsul berpandangan Gatot membutuhkan dukungan minimal 3 partai politik untuk memuluskan ambisinya itu. Sayangnya, bagi Arsul, membujuk 3 partai untuk mendukung Gatot menjadi Capres tidak mudah.

2018-06-03 17:31:00
Gatot Nurmantyo
Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan salam cium tangan yang dilakukan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa membuka penjajakan jelang Pemilu 2019. Maklum saja, Gatot saat ini tengah mencari kendaraan partai supaya bisa maju menjadi Calon Presiden.

"Dalam politik tentu segala kemungkinan bisa terjadi," kata Arsul saat dihubungi merdeka.com, Minggu (3/5).

Akan tetapi, Arsul berpandangan Gatot membutuhkan dukungan minimal 3 partai politik untuk memuluskan ambisinya itu. Sayangnya, bagi Arsul, membujuk 3 partai untuk mendukung Gatot menjadi Capres tidak mudah.

Advertisement

"Hanya kalau menengok konstelasi politik yang ada saat ini, maka akan dibutuhkan setidaknya tiga parpol untuk mengusung mereka," tegasnya.

Melihat dinamika saat ini, ada dua partai yakni PAN dan PKS yang mempertimbangkan mencalonkan Gatot di Pemilu 2019, serta Demokrat yang berhasrat membentuk poros ketiga dengan mengusung Capres alternatif.

Arsul menganggap, jika 3 partai diasumsikan membentuk poros ketiga, penentuan Capres-Cawapres tak akan berjalan mulus. Hal ini karena 3 partai akan berebut posisi.

Advertisement

"Ya tapi siapa yang jadi capres-cawapresnya... ada 3 partai, sementara hanya ada 2 posisi. Siapa yang mau ngalah diantara mereka?," ujarnya.

Justru, Arsul memprediksi perebutan posisi Capres-Cawapres akan menjadi penghambat terbentuknya poros ketiga. Kejadian tersebut terjadi pada poros pendukung Prabowo Subianto dimana PKS dan PAN menyodorkan kader masing-masing menjadi Cawapres.

"Saya perkirakan demikian. Lihat saja contohnya antara PKS dengan PAN untuk jadi cawapres Prabowo," tandas Arsul.

Sebelumnya diberitakan, Gatot Nurmantyo mencuri perhatian ketika terlihat mencium tangan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat acara buka puasa bersama di rumah Mantan Menko Perekonomian, Chairul Tanjung Sabtu (2/5) kemarin.

Baca juga:
Hanura: Gatot cium tangan, SBY tak mungkin berpaling dari AHY
PKB: Keliatannya pimpinan parpol masih ragu pak Gatot serius nyapres
PKB sebut tiket capres tak cukup dengan hanya Gatot cium tangan SBY
Gatot cium tangan SBY, ini tanggapan Demokrat
Gatot Nurmantyo cium tangan SBY di rumah Chairul Tanjung

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.