PPP ragu Prabowo penuhi pakta integritas hasil Ijtimak Ulama II
Menurutnya, poin terpenting dari 17 poin tersebut adalah meminta Prabowo menjamin kepulangan dan rehabilitasi hak pentolan FPI Rizieq Shihab.
Wasekejen PPP Indra Hakim Hasibuan meragukan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa memenuhi 17 poin dalam pakta integritas yang diajukan forum Ijtimak Ulama II. Hal ini berkaca pada rekomendasi Ijtimak Ulama I.
Ijtimak Ulama I merekomendasikan dua nama cawapres dari kalangan ulama untuk Prabowo, yakni Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad. Namun, tak ada satupun yang diambil. Prabowo lebih memilih menggandeng Sandi.
"Betul terlihat inkonsistensi. Kalau dilihat dari hasil yang pertama dan kedua sangat jauh berbeda dan bertolak belakang," kata Indra kepada merdeka.com, Selasa (18/9).
Selain itu, Indra meyakini hasil Ijtimak Ulama II tidak akan berpengaruh terhadap elektabilitas Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Jokowi, kata Indra, sebenarnya telah menjalankan hampir keseluruhan dari isi pakta integritas tersebut.
Menurutnya, poin terpenting dari 17 poin tersebut adalah meminta Prabowo menjamin kepulangan dan rehabilitasi hak pentolan FPI Rizieq Shihab.
"Kalau kita lihat poin demi poin isi dari pakta integritas Ijtimak Ulama, intinya adalah di poin nomor 16, yang lainnya sudah dilakukan oleh Pak Jokowi tahap demi tahap," tandasnya.
Baca juga:
Bersama Kwik, Sandi mengaku siap jadikan ekonomi isu sentral di Pilpres
Alasan Prabowo ajak Kwik Kian Gie gabung timses
Djoko Santoso: Insyaallah besok timses Prabowo-Sandiaga selesai
Temui Prabowo di Kertanegara, Sandiaga serahkan hasil tes kesehatan
Cerita kedekatan Rizieq Shihab dengan Prabowo Subianto