PPP: Kami Tunggu dan Doakan Sandiaga Bergabung
Romy menegaskan, partainya tetap menunggu keputusan final dari Sandiaga Uno apakah akan bergabung dengan PPP atau tidak. Sebab hingga saat ini, Sandiaga Uno masih menjadi kader dari Gerindra.
Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Romahurmuziy, mengatakan pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus kader Partai Gerindra Sandiaga Uno bergabung ke partai berlambang Ka'bah tersebut. Saat ini, PPP dalam posisi berdoa sembari menunggu.
Pernyataan Romy ini sekaligus meluruskan yang disampaikan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah memberikan izin kepada Sandiaga Uno untuk bergabung dengan PPP.
"Kita masih doakan dan kita tunggu. Karena sebagai parpol, pada dasarnya kita terbuka untuk menerima bergabungnya pak Sandi atau siapapun tokoh bangsa," kata Romy, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (12/2).
Sandiaga Masih Kader Gerindra
Romy menegaskan, partainya tetap menunggu keputusan final dari Sandiaga Uno apakah akan bergabung dengan PPP atau tidak. Sebab hingga saat ini, Sandiaga Uno masih menjadi kader dari Gerindra.
"Kami menunggu keputusan Pak Sandi saja dan menghormati sepenuhnya mekanisme di internal partai yang beliau masih menjadi anggotanya," imbuhnya.
PPP Dukung Sandiaga Uno Capres 2024
Sandiaga Salahuddin Uno yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra menghadiri jalan sehat Harlah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke-50 di Malino, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (12/2).
Dalam kesempatan tersebut, Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Mardiono dalam sambutannya meminang Sandiaga Uno agar bisa bergabung dengan PPP dan bisa menjadi Capres di Pilpres 2024.
"Pak Sandi diberikan izin dari pak Prabowo untuk bergabung bersama Partai Persatuan Pembangunan untuk mendukung perjuangan Partai Persatuan Pembangunan setuju?," kata Mardiono.
Para peserta dan tamu undangan yang hadir di lokasi kemudian berteriak bersama-sama menjawab setuju.
"Kader-kader siap untuk mendukung pak Sandi?" tanya Mardiono lagi melalui pengeras suara saat memberikan sambutan. "Siap," dijawab para hadirin di lokasi.
Mardiono kemudian menyebutkan prestasi gemilang dari Sandiaga Uno dalam memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia selama dua tahun terakhir.
"Pak Sandi itu aset nasional, termasuk panglima yang mampu memulihkan dunia pariwisata lebih cepat dibandingkan dengan negara-negara lain. Sehingga Indonesia bisa lebih cepat dalam melaksanakan recovery ekonomi setelah dunia menghadapi pandemi Covid-19," tutur Mardiono.
Mardiono kemudian bertanya apakah sosok tokoh nasional seperti Sandiaga Uno layak untuk dipilih menjadi Bakal Calon Presiden (Bacapres) maupun Bakal Calon Wakil Presiden) Bacawapres).
"Kita berikan penghargaan setinggi-tingginya. Kira-kira pak Sandi pantas jadi Presiden atau tidak?," kata Mardiono dengan nada bertanya. "Pantas," jawab para peserta.
"Kalau tidak jadi Presiden, jadi Wakil Presiden pantas atau tidak?," ucap Mardiono lagi. "Pantas," ucap para peserta jalan sehat dengan kompak.
(mdk/lia)