PPP: Jangan salahkan kalau kami ke lain hati
PPP sudah menetapkan Hazrul Azwar sebagai kandidat Wakil Ketua MPR.
Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha menjadi salah satu politikus yang hadir di pertemuan tertutup Koalisi Merah Putih di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (6/10) malam. Namun ia enggan membeberkan agenda pertemuan tersebut termasuk penentuan ketua MPR. Menurutnya, pertemuan itu membahas soal dinamika politik yang saat ini.
"Ini lobi-lobi politik. Sekjen MPR DPD 1 orang, kita tunggu proses di DPD itu," kata Syaifullah kepada wartawan di Hotel Mulia.
Lebih lanjut Syaifullah mengatakan, jika isi pertemuan itu membahas KMP, maka sebaiknya memberikan keputusan hasil bagi partainya. Sebab, PPP masuk ke dalam KMP. Maka jika itu tak dapat direalisasikan, tak menutup kemungkinan partai berlambang Kabah itu pindah ke Koalisi Indonesia Hebat.
"Ini kan karena suhunya pemilihan ketua MPR dan wakil ketua MPR maka sebaiknya kita pikir jernih 1 malam. Kalau nggak bisa 1 minggu. Yang penting usaha maksimal," ujarnya.
"PPP harusnya memiliki hak. Saya 18 kali ikut rapat, sebelum demokrat gabung, sudah dibilang PPP jadi wakil ketua MPR. Kalau digusur itu penzaliman. Kami sudah sampaikan koalisi merah putih, wakil ketua itu harga mati," tukasnya.
Sebab, menurutnya, PPP sudah menetapkan Hazrul Azwar sebagai kandidat Wakil Ketua MPR. Sehingga jika pendapat partainya tidak dihargai kemungkinan besar partainya berlabuh ke Koalisi Indonesia Hebat.
"Hazrul azwar. Jangan salahkan kalau kami ke lain hati," pungkasnya.
Baca juga:
Oesman Sapta wakili DPD sebagai calon pimpinan MPR
DPD masih hitung hasil voting calon pimpinan MPR
Bahas ketua MPR, Prabowo pimpin rapat Gerindra di Hotel Mulia
DPD akan pilih 3 nama sebagai calon pimpinan MPR
Kecewa KMP gara-gara kursi pimpinan MPR, PPP ancam membelot