Politisi PDIP nilai Trump bisa rusak citra AS yang dibangun Obama
Meski begitu, Charles menilai kebijakan politik luar negeri AS tidak banyak mengalami perubahan. Menurutnya, Trump tidak akan banyak merubah tatanan dan hubungan kerjasama AS dengan negara-negara lain.
Donald Trump telah terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45. Anggota Komisi I DPR F-PDIP Charles Honoris mengatakan, terpilihnya Trump justru akan merusak pada citra dan politik luar negeri AS yang telah dibangun Barack Obama selama 8 tahun terakhir.
"Dalam hal politik luar negeri, memang terpilihnya Donald Trump dapat berdampak negatif pada citra Amerika Serikat yang sudah dibenahi oleh Obama selama 8 tahun terakhir," kata Charles saat dihubungi, Rabu (9/11).
Meski begitu, Charles menilai kebijakan politik luar negeri AS tidak banyak mengalami perubahan. Menurutnya, Trump tidak akan banyak merubah tatanan dan hubungan kerjasama AS dengan negara-negara lain.
"Kebijakan politik luar negeri, saya rasa tidak akan ada banyak perubahan yang signifikan. Sebagai Presiden Trump pasti mengambil positioning yang tidak mengganggu tatanan dan hubungan baik yang sudah dibangun Amerika Serikat selama ini," terangnya.
Tak terkecuali bagi hubungan bilateral Indonesia dengan AS. Politisi PDIP ini beranggapan siapa pun presidennya tidak akan berpengaruh terhadap hubungan bilateral Indonesia dan AS.
"Hubungan dengan Indonesia pun tidak akan banyak berubah. Bagi Amerika Serikat, siapapun presidennya, Indonesia adalah negara dan mitra yang sangat strategis di kawasan. Apalagi dengan memanasnya konflik di Laut China Selatan dan meningkatnya ancaman terorisme global," imbuhnya.
Oleh karena itu, dia menyarankan pemerintah bisa mengambil peluang atas kepemimpinan baru di AS untuk melakukan kerjasama yang menguntungkan Indonesia.
"Pemerintah harus mengambil kesempatan dengan adanya kepemimpinan baru di Amerika Serikat untuk melakukan kerjasama-kerjasama yang menguntungkan bagi Indonesia," pungkasnya.(mdk/sho)