LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Politisi PDIP ini sebut Risma dipanggil Mega berkaitan tanaman

Pemanggilan Risma disebut-sebut tidak berkaitan dengan agenda politik Pilgub DKI.

2016-07-22 12:34:39
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memanggil Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke Jakarta pada Kamis (21/7). Beredar kabar pemanggilan Risma berhubungan dengan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Politikus PDIP Masinton Pasaribu membantah hal tersebut. Dia menyebut pemanggilan Risma tak ada hubungannya dengan masalah Pilkada DKI.

"Pemanggilan Bu Risma oleh Bu Mega kemarin itu berkaitan dengan tanam-tanaman, dan berkaitan juga dengan lingkungan," ujar Masinton di Gedung DPR RI Senayan, Jumat (22/7).

Advertisement

Masinton menuturkan, Megawati hanya membahas masalah penataan lingkungan serta upaya-upaya menumbuhkembangkan tanaman.

"Bagaimana menata lingkungan dan bagaimana merawat serta menumbuhkembangkan tanam-tanaman. Termasuk menata wilayah," katanya.

Tri Rismaharini berulang kali menolak untuk dicalonkan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017 mendatang. Dia selalu berkilah ingin terus mengabdi kepada warga Surabaya. Tetapi beberapa pihak masih percaya bahwa ibu dua anak ini sangat dibutuhkan ibukota.

Advertisement

Risma seakan menjadi oase dari ramainya pesta demokrasi. Namanya dianggap mampu menandingi calon inkumben Basuki Tjahaja Purnama, selain ada juga nama-nama lain seperti Sandiaga Uno, Djarot Saiful Hidayat, Yusril Ihza Mahendra dan Sjafrie Samsudin.

Mimpi memboyong Wali Kota Surabaya ini ke Jakarta masih terus tumbuh mengingat PDI Perjuangan masih belum memberikan keputusan hasil akhir penjaringannya. Dan Risma sebagai kader partai berwarna merah ini bisa maju mulus jika mendapatkan restu dari Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengakui tidak mau jika dirinya ditunjuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Dia juga tidak mau berkomentar terkait pertemuan dirinya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hari ini.

"Enggak kepingin aku, enggak kepingin aku kalau aku pribadi enggak ingin," kata Risma usai menghadiri meresmikan pameran lukisan karya anak berkebutuhan khusus dan anak jalanan binaan dinas sosial Pemkot surabaya di Bantera Budaya Jakarta Barat, semalam.

Risma juga menekankan bahwa dirinya tidak ada niatan untuk menjadi calon Gubernur DKI. "Saya enggak ada niatan itu ya," ucapnya sambil bergegas menuju mobil.

Sampai saat ini sudah banyak kelompok-kelompok masyarakat atau relawan, yang sudah mulai bermunculan mendukung Risma untuk maju di Pilkada DKI Jakarta. Beberapa di antaranya adalah Laskar Risma (Laris), Barisan Risma (Baris), Pasukan Risma (Paris), Aliansi Masyarakat untuk Risma (Amaris), dan Tanah Merah untuk Risma (Tameris).

Selain itu, ada pula Gerakan Masyarakat untuk Risma (Gamis), Anak Rawabunga Cinta Risma (Artis). Dan yang terbaru yakni Jakarta Love Risma (Jaklovers), yang berada dibawah komando artis Neno Warisman dan dideklarasikan di Jakarta pada Kamis (21/7) kemarin.

Baca juga:
Mega panggil Risma ke Jakarta pastikan soal cagub DKI
Risma soal Pilgub DKI: Kalau aku pribadi enggak ingin
PDIP dapat 6 nama bacagub DKI hasil penjaringan, ini reaksi Ahok
Plus minus jika Risma maju Pilgub DKI
Ditanya Ahok masuk penjaringan, Masinton sebut 'tak daftar tak urus'

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.