Politisi NasDem Minta Moeldoko Mundur dari KSP
Dia menilai sikap politik Moeldoko adalah urusan dan tanggung jawab pribadi. Menurut dia sikap politik tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Presiden serta institusi kepresidenan dan Kantor Staf Presiden.
Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago meminta kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko agar mengundurkan diri dari jabatannya di pemerintahan. Hal tersebut seiring terpilihnya Moeldoko jadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.
"Setelah ditetapkan sebagai ketua umum Partai Demokrat melalui KLB sebaiknya bapak Moeldoko mengundurkan diri saja dari KSP agar Presiden tidak terseret-seret dengan masalah masalah pribadi para pembantunya," kata Irma dalam keterangan pers, Sabtu (6/3).
Dia menilai sikap politik Moeldoko adalah urusan dan tanggung jawab pribadi. Menurut dia sikap politik tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Presiden serta institusi kepresidenan dan Kantor Staf Presiden.
"Presiden tidak mencampuri urusan yang sifatnya pribadi dari para pembantunya, termasuk Pak Moeldoko," ungkapnya.
Dia menilai situasi di dalam Partai Demokrat merupakan masalah dan urusan internal Partai yang tidak ada hubungannya dengan Presiden dan Lembaga Kepresidenan. Sebagai institusi, Kantor Staf Presiden kata dia tetap menjalankan tugas profesional mengawal program-program strategis nasional.
"Saya yakin Presiden tetap menjunjung tinggi dan menghormati prinsip demokrasi, termasuk dalam relasinya dengan partai politik, dengan tidak mencampuri masalah internal partai," ungkapnya.
Baca juga:
Sekjen NasDem Ungkap Alasan Berubah Sikap Tolak Revisi UU Pemilu
Politikus NasDem Tegaskan Kerumunan Massa Jokowi Berbeda dengan Rizieq Syihab
NasDem Sebut Reaksi Kader Tolak Putusan MK di Pilkada Tapsel Bentuk Kekecewaan Sesaat
Usai Airlangga Bertemu Paloh, Golkar Tegaskan Tak Gelar Konvensi Capres
Golkar Sebut Pertemuan Airlangga-Paloh Tak Bahas Politik 2024
Surya Paloh Harap Kemelut Demokrat Bisa Diselesaikan dengan Baik
Politisi NasDem Minta Moeldoko Mundur dari KSP