Politisi Golkar Endang Menarik Diri Sebagai Pengusul RUU Ketahanan Keluarga
Endang menyebut, yang menjadi alasan dirinya ikut mengusulkan RUU ini karena tingginya masalah kekerasan seksual, narkoba, sampai miras. Hingga kasus pemerkosaan anak-anak terhadap balita.
Anggota Fraksi Golkar Endang Maria menarik diri sebagai pengusul RUU Ketahanan Keluarga. Endang mengakui RUU itu hanya usulan pribadi dirinya tanpa membawa nama fraksi Golkar.
"Sebetulnya itu usulan pribadi dan memang sudah ditarik," ujar Endang kepada wartawan, Kamis (20/2).
Endang menyebut, yang menjadi alasan dirinya ikut mengusulkan RUU ini karena tingginya masalah kekerasan seksual, narkoba, sampai miras. Hingga kasus pemerkosaan anak-anak terhadap balita.
"Perilaku anak-anak SD, SMP, SLTA yang sudah mengarah ke seks bebas dan tiba-tiba anak SMP melahirkan tanpa dia tahu sudah hamil. Itu sangat memprihatinkan pribadi saya," ucapnya.
Belum Ada Perkembangan
Dia mengatakan, saat rapat dengan Kemenag dan Kemen PPA, belum ada perkembangan signifikan. Sehingga perlu solusi pencegahan dari keluarga.
"Kita berharap solusi utamanya pencegahan yang paling baik harus dari keluarga. Jika keluarga rapuh, yang terjadi seperti saya uraikan di atas," kata Endang.
Endang juga menyinggung visi misi presiden terkait SDM unggul dan revolusi mental. Kata dia, dua hal itu tercapai dengan diawali dari keluarga.
"SDM unggul harus diawali dari keluarga dan bagaimana keluarga tidak rapuh. Itu sebagai PR-nya," ucapnya.
(mdk/eko)