Politikus PAN: Diskusi Century dengan Anas cuma ngalor ngidul
Pembahasan kasus Century yang mereka lakukan malam itu tak merujuk satu partai atau tokoh tertentu.
Kediaman Anas Urbaningrum terus didatangi koleganya sesama politikus sejak ia ditetapkan sebagai tersangka penerima gratifikasi dari proyek Hambalang, Bogor. Sebut saja, Priyo Budi Santoso, Viva Yoga Muladi, Misbakhun, Yuddy Chrisnandy dan masih banyak lagi.
Mereka mengaku pertemuan ini hanya silaturahmi. Tapi hal baru diungkapkan Politikus Partai Hanura Yuddy Chrisnandy. Dia menyebut pertemuan dengan Anas juga membahas siapa penerima aliran dana bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.
Hal ini coba diluruskan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mulayadi. Rival Anas saat pemilihan ketua umum PB HMI pada 1997 silam ini mengatakan, obrolan soal Century itu hanya pembahasan ngalur ngidul dan selintas saja.
"Hanya disinggung sekilas aja. Century kok belum selesai, bagaimana ceritanya, apa benar, sudah diserahkan semua ke Timwas Century di DPR? Jangan sampai tidak semua data tidak diserahkan. Jadi dari sisi hukum tercederai. Anas, Saya, Priyo, Misbakhun dan Yuddy hanya obrolan ringan," kata Viva kepada wartawan Selasa (26/2).
Viva mengaku, pembahasan mereka malam itu tak merujuk satu partai atau tokoh tertentu. Dan menurutnya, Anas hanya tersenyum saat mereka membahas persoalan Century.
"Tergantung kepada arah partai soal Century itu dilanjutkan apa tidak. Akan didalami lebih lanjut. Itu harus ada follow-up-nya. Maksudnya, seharusnya ada dari Mas Priyo (untuk follow-up). Dan Anas senyum-senyum aja," jelas Viva.
Viva menegaskan, pertemuan malam itu tak menyinggung persoalan Century sampai tuntas. Banyak hal lain lagi yang mereka bicarakan.
"Kita diskusi ngalor-ngidul, dari ngomongin kartun sampai Century," paparnya.
Soal kasus hukum yang membelit Anas, Viva menambahkan sebagai bentuk solidaritas perkumpulan KAHMI pastinya akan memberikan bantuan. Siapa-siapa saja tim kuasa hukum yang sudah dibentuk untuk membantu Anas, Viva belum bisa menjelaskan secara rinci.
"Anas presidium KAHMI, sebagai tanggung jawab moral kita siapkan tim hukum. Siapa tim hukumnya, nanti malam akan diputuskan," tegasnya.(mdk/lia)