LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Politik dinasti Ratu Atut bunuh sistem kaderisasi partai

"Jika mereka semua terpilih tahun depan, maka lengkap sudah konsolidasi di Banten ini secara politik," ujar Ikhsan Ahmad

2013-04-25 10:13:56
Ratu Atut
Advertisement

Keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ramai-ramai mendaftar bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Golkar untuk semua tingkatan. Hal ini pun menimbulkan kritik terhadap politik dinasti Ratu Atut.

Seperti diketahui Hikmat Tomet, suami Atut, tercatat sebagai bacaleg DPR RI untuk daerah (dapil) Banten 2 (Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon). Anak pertama Atut, Andika Hazrumy menjadi bacaleg DPR RI untuk Dapil Banten 1 (Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak). Istri Andika, Ade Rosi Khaerunisa adalah bacaleg DPRD Provinsi Banten dari Dapil Kota Serang. Putri kedua Atut, Andiara Aprilia Hikmat mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari Dapil Provinsi Banten. Sementara Tanto W Arban, suami Andiara, akan mencalonkan diri dari Dapil Kota Tangsel untuk DPRD Banten.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ikhsan Ahmad, mengatakan, kondisi tersebut bisa mematikan kaderisasi di tubuh partai. Karena, kader potensial yang seharusnya dicalonkan tapi kans nya tertutup oleh kehadiran mereka dan hal itu justru menjadi bumerang bagi Partai Golkar.

"Banyak yang mempertanyakan proses pencalonan itu, fenomena yang terjadi di tubuh Partai Golkar itu mencerminkan kuatnya cengkraman dinasti keluarga Atut. Partai Golkar harusnya membuka kesempatan yang sama kepada seluruh kader untuk menjadi bacaleg," ujar Ikhsan Ahmad, Kamis (26/4).

Ikhsan juga menambahkan, majunya para keluarga Ratu Atut di pileg seolah dipaksakan. Bukan hanya Golkar sesungguhnya, semua parpol jika benar mereka adalah wadahnya kaderisasi kepemimpinan, maka sewajarnya membuka kesempatan yang sama kepada semua kader.

"Jika mereka semua terpilih tahun depan, maka lengkap sudah konsolidasi di Banten ini secara politik," ujar Ikhsan Ahmad.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.