PKS yakin jika #2019GantiPresiden solid Prabowo-Sandi bakal menang
PKS yakin jika #2019GantiPresiden solid Prabowo-Sandi bakal menang. Prabowo dan Sandiaga Uno juga mesti membuat kesepakatan lewat kontrak politik. Mardani mencontohkan kontrak politik tersebut, misalnya untuk emak emak yang dukung gerakan 2019 ganti presiden.
Elektabilitas Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masih tertinggal oleh Jokowi dan KH Ma'ruf Amin dalam hasil tiga lembaga survei. Survei tersebut ialah LSI Denny JA, Alvara, dan Y-Publica.
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera melihat hal tersebut sebagai cambukan untuk bekerja keras.
"Survei itu cermin dan cambuk. Cermin bahwa kita di posisi mana, cambuk ya kita bekerja keras. Yang kedua, pemilunya masih 9 bulan, anything can happen in 9 months a head," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/9).
Kemudian, Mardani juga introspeksi bahwa gerakan 2019 ganti presiden belum menyatakan sikap mendukung Prabowo. Dia yakin jika kubu ini solid mendukung suara Prabowo dan Sandiaga bakal meroket.
"Angka floating mass-nya masih tinggi," ucap Mardani.
Jika ingin didukung, Prabowo dan Sandiaga Uno juga mesti membuat kesepakatan lewat kontrak politik. Mardani mencontohkan kontrak politik tersebut, misalnya untuk emak emak yang dukung gerakan 2019 ganti presiden.
"Tergantung sepakat apa tidak teman-teman yang di ganti presiden, dan pak Prabowo Sandi mau atau tidak melakukan kontrak politik, ini bisa signifikan juga nambah (suara)," tutur Mardani.
"Kami lagi buat (kontrak politik), contoh emak emak gampang, pokoknya kalau pak Prabowo jadi, harga telur 11 ribu. gitu lho. Riil. Kalau Pak Prabowo jadi listrik 2000 ke bawah disubsidi. Sekolah gratis sampai ke sepatu, tas, pakaiannya. Emak sih sederhana saja," tandasnya.
Baca juga:
AHY masuk dalam juru kampanye nasional Prabowo-Sandi
Jika jadi presiden, Prabowo akan tanami hutan rusak dengan pohon aren
Disebut gabung Jokowi, Demiz, Soekarwo & Lukas Enembe belum mundur dari Demokrat
Demokrat sebut timses Prabowo-Sandi siap diumumkan, jumlahnya 120 orang
Temui Prabowo, Zulkifli Hasan bahas persiapan deklarasi tim pemenangan
Temukan 25 juta pemilih ganda, para sekjen kubu Prabowo tolak rencana pleno KPU