PKS tutup rapat opsi dukung Jokowi
Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alynudin menegaskan, bahwa PKS tak membuka pilihan untuk berkoalisi dengan kubu Capres petahana Jokowi. Partai pimpinan Sohibul Iman itu sendiri identik sebagai partai oposisi.
Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alynudin menegaskan, bahwa PKS tak membuka pilihan untuk berkoalisi dengan kubu Capres petahana Jokowi. Partai pimpinan Sohibul Iman itu sendiri identik sebagai partai oposisi.
"Garis kebijakan PKS tidak membuka opsi koalisi dengan Pak Jokowi," ujar Suhud, Kamis (2/8).
Namun di sisi lain, partai pimpinan Sohibul Iman itu juga tak akan otomatis menentukan sikap dalam berkoalisi pada Partai Gerindra, jika kader PKS tidak diambil sebagai cawapres oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Jika hal itu terjadi, Suhud menyampaikan, pihaknya akan menggelar Sidang Majelis Syuro terlebih dahulu sebelum menentukan sikap.
"Untuk diputuskan sikap final PKS terkait koalisi," kata Suhud.
Sebelumnya, Suhud mengatakan, Prabowo memang sebaiknya memilih cawapres dari PKS, bukan dari partai lain.
Pasalnya, nama kader PKS, Salim Segaf, bersama Ustaz Abdul Somad, masuk dalam hasil ijtima ulama GNPF dan rekomendasi majelis syuro untuk jadi bakal cawapres Prabowo.
Reporter: Yunizafira Putri
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Golkar yakin PKS tak mungkin abstain di Pilpres, karena ada sanksinya
Ingin selamatkan PKS, Fahri akan konsultasi dengan Anis Matta
Fahri Hamzah: Pimpinan PKS sudah kalah, kalah telak
Kasasi pemecatan Fahri Hamzah ditolak MA, PKS ajukan peninjauan kembali
Kasasi ditolak MA, Fahri Hamzah kembali menang lawan PKS
Politisi PKS sebut opsi abstain di Pilpres jika gagal dapat Cawapres usulan pribadi
Fadli Zon tak yakin PKS bakal abstain jika gagal dapat Cawapres