LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKS tunggu Gerindra umumkan nama capres yang diusung di 2019

Hidayat mengungkapkan saat ini Gerindra juga masih menunggu keputusan final dari Ketua Umum Prabowo Subianto. Para kader Gerindra menunggu apakah Prabowo akan maju Pilpres 2019 atau hanya ingin menjadi 'king maker' saja.

2018-03-09 15:12:32
PKS
Advertisement

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan partainya belum memutuskan akan mendukung siapa di Pilpres 2019. Menurutnya PKS masih menunggu keputusan dari Partai Gerindra akan mengusung siapa menjadi capres.

"Kalau tentang nama kami tentu terlebih dahulu menunggu dari keputusan Gerindra. Kan Gerindra belum memutuskan itu," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).

Hidayat mengungkapkan saat ini Gerindra juga masih menunggu keputusan final dari Ketua Umum Prabowo Subianto. Para kader Gerindra menunggu apakah Prabowo akan maju Pilpres 2019 atau hanya ingin menjadi 'king maker' saja.

Advertisement

"Gerindra memutuskan akan mencalonkan Pak Prabowo, tapi Pak Prabowo kan belum memberikan jawaban apakah beliau berkenan untuk dicalonkan lagi atau justru menjadi 'king maker' menampilkan nama yang baru kita belum mendengar. Artinya belum ada keputusan dan kemudian di publish tentang hal ini, kita tentu menunggu," ungkapnya.

Wakil Ketua MPR ini mengatakan segala keputusan koalisi akan dipengaruhi oleh hasil Pilkada 2018. Semakin banyak calon atau kader PKS yang menang semakin terbuka lebar peluang baru dalam hal koalisi.

"Pilkada itukan di Juni 2018 peta tentang Pilpres dan peta perkoalisian menuju ke Pilres 2019 pasti sangat terpengaruh dengan hasil pilkada 2018. Kalau misalnya calon-calon kami banyak menang di daerah-daerah itu pastinya kan membuka ruang yang lain untuk perkoalisian," katanya.

Advertisement
(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.