LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKS Tak Masalah Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Dipercepat Sehari

Mardani juga tak mau mempersoalkan percepatan dilakukan hanya karena waktu pelantikan jatuh pada hari Minggu. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada pemenang Pilpres 2019 itu, asalkan tak ada aturan yang dilanggar.

2019-09-28 17:34:51
Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pelantikannya dengan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wapres terpilih 2019-2024 dipercepat sehari. Hal ini disambut positif oleh parpol oposisi PKS.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, tak ada masalah dengan wacana tersebut. Dia hanya mengingatkan, selama seluruh persyaratan pelantikan harus dipenuhi.

"Prinsipnya boleh saja. Wong ini perkara teknis. Selama seluruh persyaratan sudah jalan," jelas Mardani kepada merdeka.com, Sabtu (28/9).

Advertisement

Mardani juga tak mau mempersoalkan percepatan dilakukan hanya karena waktu pelantikan jatuh pada hari Minggu. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada pemenang Pilpres 2019 itu, asalkan tak ada aturan yang dilanggar.

Perihal kehadiran PKS dalam acara pelantikan itu, Mardani memastikan, partainya bakal hadir apabila mendapat undangan.

"Dimudahkan saja. Wong sudah ditetapkan KPU. Kalau diundang ya mesti hadir," singkat dia.

Advertisement

Tak Baik Dilantik Hari Minggu

Permintaan Jokowi agar pelantikan dipercepat ini diungkap oleh Ketum Relawan Projo Arie Budi. Hal ini diungkap saat Arie bertemu Jokowi, Jumat 27 September kemarin.

"Pak Jokowi mengusulkan pelantikan maju satu hari," ujar Budi.

Menurutnya, para pendukung Jokowi berbagai unsur dan elemen akan menggelar acara menyambut pelantikan tersebut.

Wacana itu juga didukung penuh oleh Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira. Dia menilai, tak baik jika pelantikan Jokowi-Ma'ruf dilakukan pada hari libur.

"Karena 20 itu hari Minggu," kata Andreas kepada merdeka.com, Sabtu (28/9).

Andreas mengusulkan, pelantikan Jokowi pada hari kerja saja yakni Jumat 18 Oktober. Namun apabila Jokowi minta 19 Oktober, hal itu tak masalah.

"Memang lebih baik kalau pelantikan itu pada hari kerja. 18 Boleh, 19 OK," tambah Andreas.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.