LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKS Sebut Menteri Jokowi Tak Sensitif & Peka, Risma dan Mahfud MD Contohnya

PKS mengkritik komunikasi publik para pejabat pemerintah. Di tengah pandemi dan kebijakan PPKM Darurat, sejumlah pejabat pemerintah memberikan pernyataan tidak peka terhadap kondisi masyarakat.

2021-07-16 10:37:27
Menko Polhukam Mahfud MD
Advertisement

PKS mengkritik komunikasi publik para pejabat pemerintah. Di tengah pandemi dan kebijakan PPKM Darurat, sejumlah pejabat pemerintah memberikan pernyataan tidak peka terhadap kondisi masyarakat.

Terbaru Menko Polhukam Mahfud MD malah mencuit soal sinetron Ikatan Cinta yang memancing amarah publik. Ketua DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi menilai, cuitan mantan Ketua MK itu memperlihatkan ketidakpekaan terhadap masyarakat yang tengah kesusahan menghadap PPKM.

"Kami menilai, meski dengan dalih pendidikan ilmu hukum pidana, cuitan ini membuktikan Pak Mahfud enggak peka terhadap sentimen publik dan kepentingan rakyat yang sedang kesusahan menghadapi PPKM," ujar Nabil kepada wartawan, Jumat (16/7).

Advertisement

Pernyataan itu menambah krisis komunikasi pejabat pemerintah. Sebelumnya, pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengancam memindahkan anak buahnya ke Papua. Pernyataan tersebut dinilai bernuansa rasialis terhadap masyarakat Papua.

Begitu juga pernyataan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang memimpin PPKM Darurat. Luhut mengklaim pandemi terkendali, meski lonjakan kasus setiap harinya memecahkan rekor baru. Selain itu, masyarakat dibuat gembar dengan kebijakan vaksin gotong royong bagi individu yang berbayar.

Advertisement

PKS meminta pejabat pemerintah lebih peka dan sensitif terhadap situasi yang dialami masyarakat. Sebaiknya tidak menambah beban dengan pernyataan yang kontroversial.

"Karenanya kami meminta agar para pejabat pemerintah lebih peka, lebih sensitif terhadap situasi yang sedang dialami oleh masyarakat. Jika tidak bisa meringankan, minimal jangan semakin menambah beban masyarakat yang memang sudah semakin berat di tengah pandemi ini," ujar Nabil.

Baca juga:
Saat Mahfud MD Nonton Ikatan Cinta, Netizen Naik Pitam
Demokrat: Bukan Cuma Pemerintah yang Lelah, Rakyat Pun Lelah dengan Sikap Pemerintah
Menkes: Disiplin Prokes Jadi Hal Terpenting saat Ini
Sempat Menulari 5 Anggota Keluarga, Pimpinan KPK Nurul Ghufron Sembuh Covid-19
Update 16 Juli: 3.537 WNA Positif Covid-19, 586 Masih Dirawat
Update Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet dan Rusun Nagrak per 16 Juli 2021

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.