PKS Merapat, Anies: Melanjutkan yang Selama Ini Sudah Terbangun
Dengan bergabungnya PKS, lanjut Anies Baswedan, kerjasama politik pun akan terulang. Sebelumnya PKS mengusung dirinya yang berpasangan dengan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI Jakarta.
Bakal calon Presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan merasa terhormat dengan dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dukungan tersebut dinilai sebagai kepercayaan besar yang diberikan kepadanya untuk maju sebagai bakal calon presiden.
"Saya merasa sangat terhormat atas kepercayaan yang diberikan oleh PKS. Ini sebuah kepercayaan besar," katanya disela menghadiri pertemuan dengan para dalang yang Bergabung dalam Komunitas Pelestari Seni Budaya Nusantara di Kebon Seni Timasan, Desa Makamhaji, Kartasura Sukoharjo, Rabu (1/2).
Dengan bergabungnya PKS, lanjut dia, kerjasama politik pun akan terulang. Sebelumnya PKS mengusung dirinya yang berpasangan dengan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI Jakarta.
"Kita pun sudah bekerja bersama ketika PKS mengusung di DKI Jakarta, sehingga sekarang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, kerjasama dengan PKS bukanlah sesuatu yang baru. Namun melanjutkan sesuatu yang sudah terbangun sebelumnya.
"Ini adalah pesan kepada kita semua bahwa didalam kita mendorong adanya perbaikan, menghadirkan keadilan sosial, itu harus dikerjakan bersama sama," terangnya.
Anies merasa bersyukur, bulan Oktober lalu Partai NasDem yang pertama kali mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon presiden. Kemudian dilanjutkan dengan bergabungnya Partai Demokrat pekan lalu dan pekan ini dukungan yang sama dideklarasikan oleh PKS.
"Insya Allah soliditas ini bisa makin kuat," bebernya.
Dengan dukungan dari ketiga partai tersebut, bisa dikatakan syarat ambang batas pencapresan atau presidential threshold 20% yang menjadi tiket bagi Anies untuk melenggang ke Pemilu terpenuhi.
"Coba saja dihitung, gitu ya, cukup ya," pungkas Anies.
(mdk/fik)